Berkas tersangka Bea Cukai terancam ditangguhkan

Senin, 24 Februari 2014 - 16:15 WIB
Berkas tersangka Bea...
Berkas tersangka Bea Cukai terancam ditangguhkan
A A A
Sindonews.com - Bareskrim Mabes Polri mengklaim telah melengkapi seluruh berkas alat bukti termasuk hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait perkara penerimaan suap yang dilakukan oleh Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Ekspor Impor Ditjen Bea dan Cukai, Heru Sulistyono oleh seorang pengusaha Yusran Arif.

Kendati telah dilengkapi, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dir Tipid Eksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto mengaku, pihaknya tidak mengetahui alasan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang sampai saat ini masih belum menyatakan berkas tersebut lengkap (P21).

"Tadi pukul 13.00 WIB, mereka ekspos untuk putuskan P21 apa enggak," kata Arief saat dihubungi wartawan, Jakarta, Senin (24/2/2014).

Arief menambahkan, pihaknya akan menangguhkan penahanan Heru Sulistyanto jika sore ini berkas perkara tersebut masih belum lengkap.

"Itu masalahnya. Sampai saat ini JPU belum P21, padahal besok penahanannya habis. Kalau enggak P21, sore ini HS saya tangguhkan penahanannya," pungkas Arief.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri telah berhasil menangkap tersangka dalam kasus suap di bea dan cukai dengan tersangka Kasubdit Penindakan dan Penyidikan KPU Bea Cukai Tanjung Priok, Heru Sulistyono (HS) dan pengusaha Yusran Arif (YA) diduga si pemberi suap.

Menurut Direktur Tipideksus Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto, HS telah menerima suap gratifikasi dari YA selaku pengusaha.

Baca berita:
Pejabat Bea Cukai diciduk, Polri sita Harley & uang
(kri)
Berita Terkait
KPK Tahan Kasi Intelijen...
KPK Tahan Kasi Intelijen Cukai P2 Ditjen Bea Cukai Budiman terkait Kasus Suap dan Gratifikasi
Penampakan 5 Koper Berisi...
Penampakan 5 Koper Berisi Duit Rp5 Miliar dalam Penggeledahan Kasus Suap Bea Cukai
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Keseret Kasus Suap, Purbaya: Tunggu Putusan Sidang
Geledah Kantor Pusat...
Geledah Kantor Pusat Bea Cukai hingga Rumah Tersangka, KPK Sita Dokumen Kepabeanan hingga Uang Tunai
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved