KPU klaim 90% pemilih akan berpartisipasi di pemilu
Rabu, 19 Februari 2014 - 10:16 WIB
KPU klaim 90% pemilih akan berpartisipasi di pemilu
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus mengejar proses dan tahapan yang harus dipersiapkan untuk menyelenggarakan Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 mendatang.
Ketua KPU Husni Kamil Manik mengklaim, respon masyarakat terhadap Pemilu 2014 semakin meningkat. Hal itu ditandai dengan komitmen masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya semakin besar.
"Berbagai survei yang ada, komitmen dari responden (publik) 90 persen akan menggunakan hak pilih," ujar Husni di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (19/2/2014).
Padahal target KPU untuk pemilu ini tak muluk-muluk yakni sebesar 75 persen. Untuk itu, pihaknya bakal terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang jadwal pemungutan suara.
Husni melanjutkan, dua contoh tahapan pemilu yang hampir rampung antara lain soal hasil akhir Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan tahapan logistik pemilu. "DPT akan siap. Logistik akan siap," tegas Husni.
Husni pun mengaku masih miliki banyak waktu untuk melakukan sosialisasi pemilu serta perbaikan masalah DPT. Sebab, masalah DPT menjadi pekerjaan rumah KPU untuk dilakukan penyempurnaan.
"Kita diberi waktu dua minggu sebelum hari H. Tapi prosesnya kita koordinasi dengan Kemendagri," tambah mantan ketua KPU Provinsi Sumatera Barat ini.
Baca berita:
Rendahnya gairah pemilih 'hantui' Pemilu 2014
Ketua KPU Husni Kamil Manik mengklaim, respon masyarakat terhadap Pemilu 2014 semakin meningkat. Hal itu ditandai dengan komitmen masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya semakin besar.
"Berbagai survei yang ada, komitmen dari responden (publik) 90 persen akan menggunakan hak pilih," ujar Husni di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (19/2/2014).
Padahal target KPU untuk pemilu ini tak muluk-muluk yakni sebesar 75 persen. Untuk itu, pihaknya bakal terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang jadwal pemungutan suara.
Husni melanjutkan, dua contoh tahapan pemilu yang hampir rampung antara lain soal hasil akhir Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan tahapan logistik pemilu. "DPT akan siap. Logistik akan siap," tegas Husni.
Husni pun mengaku masih miliki banyak waktu untuk melakukan sosialisasi pemilu serta perbaikan masalah DPT. Sebab, masalah DPT menjadi pekerjaan rumah KPU untuk dilakukan penyempurnaan.
"Kita diberi waktu dua minggu sebelum hari H. Tapi prosesnya kita koordinasi dengan Kemendagri," tambah mantan ketua KPU Provinsi Sumatera Barat ini.
Baca berita:
Rendahnya gairah pemilih 'hantui' Pemilu 2014
(kri)