Tridianto prihatin Konvensi Demokrat ricuh

Jum'at, 14 Februari 2014 - 09:27 WIB
Tridianto prihatin Konvensi...
Tridianto prihatin Konvensi Demokrat ricuh
A A A
Sindonews.com - Kericuhan keributan antar pendukung peserta konvensi Calon Presiden (Capres) dari Partai Demokrat saat debat kandidat di Surabaya disesalkan mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Cilacap Tridianto

Menurutnya, kericuhan dalam acara partai yang selalu menggaungkan sebagai partai santun, demokratis dan beretika itu sangat memalukan. "Inilah contoh partai barbar sesama pendukung calon presiden dari satu partai ribut," kata Tridianto di Jakarta, Jumat (14/2/2014).

Dia mengatakan, para peserta konvensi yang katanya sebagai tokoh seharusnya bisa mencegah kericuhan itu. "Ini kan satu rumah, satu partai masa ribut. Bagaimana mau dapat calon presiden yang berintegritas dan bermoral baik, debat saja pendukungnya ribut," ucapnya.

Seperti diketahui, kericuhan mewarnai acara debat Konvensi Capres Partai Demokrat sesi dua di Grand City, Surabaya, Kamis, 13 Februari 2014 malam. Keributan bermula ketika para pendukung kandidat saling meneriakkan yel-yel. Entah siapa yang memulai, tiba-tiba bentrokan terjadi.

Aksi saling lempar kursi terjadi dari kubu pendukung dua kandidat capres. Tidak diketahui kubu siapa yang memulai keributan ini. Beruntung, kericuhan yang terjadi sekira 19.30 WIB ini hanya berlangsung sesaat.

Polisi yang berada di lokasi langsung mengamankan wilayah sekitar. Kejadian berlangsung hanya sesaat sebelum lima capres memasuki ruang debat.

Lima capres yang melakukan debat pada sesi kedua ini adalah Dino Patty Djalal, Marzuki Alie, Irman Gusman, Ali Masykur Musa, dan Dahlan Iskan. Seluruh capres membawa serta puluhan hingga ratusan orang pendukungnya. Dari kelima capres, pendukung terbesar tampak didominasi Dahlan Iskan dan Irman Gusman.

Berita:
Konvensi tak bergaung, Demokrat makin terbenam

Konvensi Demokrat dinilai cuma jiplak
(kur)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Museum SBY-ANI di Pacitan...
Museum SBY-ANI di Pacitan Bukan Permintaan SBY, Bantah Demokrat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved