Soal kandidat Capres PPP, publik diminta bersabar
Minggu, 09 Februari 2014 - 07:02 WIB
Soal kandidat Capres PPP, publik diminta bersabar
A
A
A
Sindonews.com - Mukernas II Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Hotel Grand Royal Prenger, Kota Bandung, Jawa Barat, tuntas pada Minggu (9/2/2014) dini hari.
Kesimpulan soal pembahasan soal kandidat calon presiden (capres) yang akan diusung PPP mulai mengerucut.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua Umum PPP, Lukman Hakim Saifuddin. Menurutnya, PPP masih menyimpan rapat soal siapa saja kandidat capres yang dipertimbangkan, untuk itu publik diminta bersabar.
"Kita umumkan nanti dalam acara di Sabuga (Sasana Budaya Ganesha) pukul 13.00 WIB, bertepatan dengan hari lahir (harlah) PPP ke-41," kata Lukman Hakim di Hotel Grand Royal Preanger, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/2/2014) dini hari.
Dalam acara itu, nantinya akan diumumkan apa saja yang dihasilkan dari Mukernas. Tapi ia menolak memberi tahu poin-poin yang didapat dari Mukernas yang sudah berlangsung sejak 7 Februari 2014. "Isinya (hasil mukernas) apa, sebaiknya sabar dulu," ucapnya.
Disinggung soal nama kandidat capres yang beredar, ia menanggapinya dengan santai. Menurutnya, ada banyak nama yang beredar sebelum dan saat Mukernas berlangsung. "Nama-nama itu kan yang beredar. Tapi apakah itu yang menjadi keputusan Mukernas, sebaiknya tunggu saja," ucapnya.
Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, menolak berkomentar soal hasil pembahasan Mukernas. "Saya tidak punya wewenang menyampaikan hasil. Tanya Ketua SC saja," singkatnya.
Sementara Sekretaris Majelis Pakar DPP PPP, Ahmad Yani, mengatakan apa yang dibahas dalam Mukernas akan disampaikan siang nanti, termasuk kandidat capres.
"Nantinya (kandidat yang ada) akan mengerucut setelah pileg (pemilu legislatif)," tuturnya.
Nama-nama itu kemudian akan dibahas dalam Rapimnas yang melibatkan pimpinan majelis dan mahkamah di PPP. Siapa yang akan jadi capres PPP, hal itu akan diketahui setelah Rapimnas.
Kesimpulan soal pembahasan soal kandidat calon presiden (capres) yang akan diusung PPP mulai mengerucut.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua Umum PPP, Lukman Hakim Saifuddin. Menurutnya, PPP masih menyimpan rapat soal siapa saja kandidat capres yang dipertimbangkan, untuk itu publik diminta bersabar.
"Kita umumkan nanti dalam acara di Sabuga (Sasana Budaya Ganesha) pukul 13.00 WIB, bertepatan dengan hari lahir (harlah) PPP ke-41," kata Lukman Hakim di Hotel Grand Royal Preanger, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/2/2014) dini hari.
Dalam acara itu, nantinya akan diumumkan apa saja yang dihasilkan dari Mukernas. Tapi ia menolak memberi tahu poin-poin yang didapat dari Mukernas yang sudah berlangsung sejak 7 Februari 2014. "Isinya (hasil mukernas) apa, sebaiknya sabar dulu," ucapnya.
Disinggung soal nama kandidat capres yang beredar, ia menanggapinya dengan santai. Menurutnya, ada banyak nama yang beredar sebelum dan saat Mukernas berlangsung. "Nama-nama itu kan yang beredar. Tapi apakah itu yang menjadi keputusan Mukernas, sebaiknya tunggu saja," ucapnya.
Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, menolak berkomentar soal hasil pembahasan Mukernas. "Saya tidak punya wewenang menyampaikan hasil. Tanya Ketua SC saja," singkatnya.
Sementara Sekretaris Majelis Pakar DPP PPP, Ahmad Yani, mengatakan apa yang dibahas dalam Mukernas akan disampaikan siang nanti, termasuk kandidat capres.
"Nantinya (kandidat yang ada) akan mengerucut setelah pileg (pemilu legislatif)," tuturnya.
Nama-nama itu kemudian akan dibahas dalam Rapimnas yang melibatkan pimpinan majelis dan mahkamah di PPP. Siapa yang akan jadi capres PPP, hal itu akan diketahui setelah Rapimnas.
(maf)