Corby bebas, penyelundup narkoba semakin berani
Jum'at, 07 Februari 2014 - 19:31 WIB
Corby bebas, penyelundup narkoba semakin berani
A
A
A
Sindonews.com - Warga Australia terpidana kasus penyelundupan 4,2 kilogram ganja pada 2004 silam, Schapelle Leigh Corby akhirnya mendapatkan pembebasan bersyarat. Kebijakan itu pun terus menuai kritik.
"(Pemerintah) hanya berani keras pada negara sendiri, sementara pada pelaku dari asing yang jumlahnya signifikan malah lemah," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Al Muzammil Yusuf, Jumat (7/2/2014).
Keputusan itu, kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, akan memberikan dampak negatif terhadap Indonesia khususnya mengenai peredaran narkoba.
"Dampaknya akan membuat pengedar dari luar semakin berani ke Indonesia ini akan jadi preseden buruk buat kita. Indonesia penduduknya banyak masuknya (narkoba) gampang, hukumnya lemah," tegasnya.
Dia mencontohkan, kasus masuknya narkoba dari Malaysia masuk melalui Sumatera Utara lalu ke Bakauheni. "Cek saja di Polda Sumatera Utara. Dengan pembebasan Corby, masuknya narkoba dari luar akan semakin banyak, semakin berani," sambungnya.
Menurut Muzammil, pemberian pembebasan bersyarat terhadap Corby membuktikan secara diplomasi pemerintah Indonesia tidak berani tegas dengan Australia. "Secara diplomasi, pemerintah SBY kayak enggak berani tegas sama Aussie (Australia). Setelah disadap, sekarang Corby diberi pembebasan bersyarat," ujarnya.
Berita:
Telaahan TPP, Corby bebas bersyarat
"(Pemerintah) hanya berani keras pada negara sendiri, sementara pada pelaku dari asing yang jumlahnya signifikan malah lemah," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Al Muzammil Yusuf, Jumat (7/2/2014).
Keputusan itu, kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, akan memberikan dampak negatif terhadap Indonesia khususnya mengenai peredaran narkoba.
"Dampaknya akan membuat pengedar dari luar semakin berani ke Indonesia ini akan jadi preseden buruk buat kita. Indonesia penduduknya banyak masuknya (narkoba) gampang, hukumnya lemah," tegasnya.
Dia mencontohkan, kasus masuknya narkoba dari Malaysia masuk melalui Sumatera Utara lalu ke Bakauheni. "Cek saja di Polda Sumatera Utara. Dengan pembebasan Corby, masuknya narkoba dari luar akan semakin banyak, semakin berani," sambungnya.
Menurut Muzammil, pemberian pembebasan bersyarat terhadap Corby membuktikan secara diplomasi pemerintah Indonesia tidak berani tegas dengan Australia. "Secara diplomasi, pemerintah SBY kayak enggak berani tegas sama Aussie (Australia). Setelah disadap, sekarang Corby diberi pembebasan bersyarat," ujarnya.
Berita:
Telaahan TPP, Corby bebas bersyarat
(dam)