KPK dalami laporan dana saksi parpol

Senin, 03 Februari 2014 - 16:36 WIB
KPK dalami laporan dana...
KPK dalami laporan dana saksi parpol
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana mengawasi pemberian dana partai politik (parpol) dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2014 sebesar Rp700 miliar yang rencananya akan dikucurkan.

Ketua KPK Abraham Samad menyatakan, pihaknya menghargai dan menerima laporan masyarakat atau Koalisi untuk Akuntabilitas Keuangan Negara (KUAK) terkait penggunaan dana tersebut ke KPK. Dia menuturkan, pihaknya akan menelaah dan mendalami laporan tersebut. Terutama melihat sejauh mana potensi korupsi bisa terjadi.

"Laporan (KUAK) itu akan kita dalami dan pelajari, karena jangan sampai dana saksi pemilu berpotensi korupsi dan disalahgunakan," ujar Abraham saat dihubungi SINDO di Jakarta, Senin (3/2/14).

Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bambang Widjojanto menyatakan, ada tiga hal yang dilihatnya terkait dana saksi parpol itu. Pertama, sepengetahuannya dana itu tidak ada di dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

Jadi mesti dicek ada dimana perencanaan bila hendak mengeluarkan dana seperti itu. Kedua, jumlah dananya cukup banyak maka perlu dicek, siapa yang menjadi penanggung jawab atas dana dimaksud.

"Sehingga bisa dipersoalkan secara hukum bila terjadi masalah. Ketiga, bagaimana mekanisme pengawasan atas penggunaan dana itu," ujar Bambang kepada wartawan.

Dana saksi parpol ini menjadi polemik, tadi siang perwakilan Koalisi untuk Akuntabilitas Keuangan Negara (KUAK) yang terdiri dari sejumlah sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kemarin melaporkan rencana pemberian dana saksi parpol dari APBN Rp700 miliar ke bagian pengaduan masyarakat (Dumas) KPK.
(kri)
Berita Terkait
Khawatir Pemilu 2024...
Khawatir Pemilu 2024 Bar-bar, Revisi Anggaran Perlu Didorong
Dehidrasi Demokrasi...
Dehidrasi Demokrasi dan Politik
Alokasi Anggaran Pemilu...
Alokasi Anggaran Pemilu 2024 Capai Rp38 Triliun, Sri Mulyani: Antisipasi 2 Putaran
Anggaran Pemilu 2024...
Anggaran Pemilu 2024 Disepakati Rp76 Triliun
Anggaran Pemilu dan...
Anggaran Pemilu dan Kegamangan yang Berulang
Penetapan Jadwal Pemilu...
Penetapan Jadwal Pemilu 2024 Molor, Anggaran dan Persiapan Teknis Terdampak
Berita Terkini
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved