SBY diminta tolak dana saksi di Pemilu 2014

Minggu, 02 Februari 2014 - 18:25 WIB
SBY diminta tolak dana...
SBY diminta tolak dana saksi di Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Koalisi untuk Akuntabilitas Keuangan Negara (KUAK) mendesak agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolak pemberian dana saksi untuk Pemilu 2014.

Menurut mereka, sebagai kepala negara maka SBY memiliki wewenang untuk menolak hal tersebut. Karena, KUAK berkeyakinan kebijakan itu menghambur-hamburkan uang negara.

Tak hanya itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta juga ikut bersikap terkait persoalan ini sebelum terlanjur disahkan.

"Hal ini penting untuk mencegah timbulnya korupsi anggaran pada momentum pemilu dan telah mendeteksi lebih awal para pihak yang bertanggung jawab atas dana APBN tersebut," kata anggota KUAK Ray Rangkuti di Kedai Kopi, Jakarta Pusat, Minggu (2/2/2014).

Dalam kesempatan itu, Ray juga meminta Bawaslu sebagai pengawas pemilu bersikap tegas untuk menolak rencana pengucuran dana saksi untuk parpol di pesta demokrasi tahun ini.

"Pemilu harus dijaga dari intervensi berlebihan kekuasaan parpol pendukung kekuasaan," pungkasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Khawatir Pemilu 2024...
Khawatir Pemilu 2024 Bar-bar, Revisi Anggaran Perlu Didorong
Dehidrasi Demokrasi...
Dehidrasi Demokrasi dan Politik
Alokasi Anggaran Pemilu...
Alokasi Anggaran Pemilu 2024 Capai Rp38 Triliun, Sri Mulyani: Antisipasi 2 Putaran
Anggaran Pemilu 2024...
Anggaran Pemilu 2024 Disepakati Rp76 Triliun
Anggaran Pemilu dan...
Anggaran Pemilu dan Kegamangan yang Berulang
Penetapan Jadwal Pemilu...
Penetapan Jadwal Pemilu 2024 Molor, Anggaran dan Persiapan Teknis Terdampak
Berita Terkini
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim: Mereka Tahu Saya Tidak Bersalah
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved