Kemenkeu: Dana saksi bertujuan agar pemilu adil

Jum'at, 24 Januari 2014 - 17:20 WIB
Kemenkeu: Dana saksi...
Kemenkeu: Dana saksi bertujuan agar pemilu adil
A A A
Sindonews.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku keputusan pemerintah untuk menganggarkan dana tambahan sebesar Rp654,9 miliar untuk membayar saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dilakukan agar Pemilu 2014 berjalan adil.

Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menerangkan, tambahan anggaran saksi ini juga dilakukan agar partai politik tidak usah membayar saksi di TPS karena akan memberatkan parpol sendiri.

"Karena kan kita merasa kalau tidak ada saksi yang mewakili partai, nanti malah dicurangi di TPS. Tapi di sisi lain kalau parpol yang disuruh bayar, berat lah buat parpol," ujar Bambang di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat (24/1/2014).

Dia mengatakan, tambahan anggaran tersebut masuk ke dalam biaya operasional Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai Kuasa Pemegang Anggaran (KPA) untuk keperluan Pemilu 2014.

"Soal nanti mekanisme pembayaran saksi di TPS-nya seperti apa, nanti kita lihat teknisnya di Bawaslu akan seperti apa," tandas Bambang.

Seperti diketahui, pemerintah lewat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyetujui anggaran pengawasan Pemilu Legislatif kepada Bawaslu senilai Rp1,5 triliun. Dari anggaran itu, sebanyak Rp800 miliar digunakan untuk pembiayaan pengawas pemilu seperti 'gerakan sejuta relawan' dan pemantau pemilu, serta Panitia Pengawas Lapangan (PPL).

Adapun alokasi anggaran Rp 700 miliar diperuntukkan bagi pembiayaan saksi partai politik pada saat hari pencoblosan dan penghitungan berlangsung.

Baca berita:
KPU dukung saksi parpol dibiayai negara
Aktivis pemilu kecewa, saksi parpol dibiayai negara
(kri)
Berita Terkait
Khawatir Pemilu 2024...
Khawatir Pemilu 2024 Bar-bar, Revisi Anggaran Perlu Didorong
Dehidrasi Demokrasi...
Dehidrasi Demokrasi dan Politik
Alokasi Anggaran Pemilu...
Alokasi Anggaran Pemilu 2024 Capai Rp38 Triliun, Sri Mulyani: Antisipasi 2 Putaran
Anggaran Pemilu 2024...
Anggaran Pemilu 2024 Disepakati Rp76 Triliun
Anggaran Pemilu dan...
Anggaran Pemilu dan Kegamangan yang Berulang
Penetapan Jadwal Pemilu...
Penetapan Jadwal Pemilu 2024 Molor, Anggaran dan Persiapan Teknis Terdampak
Berita Terkini
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim: Mereka Tahu Saya Tidak Bersalah
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved