Amir minta pemilu serentak jangan dipaksakan 2014

Rabu, 22 Januari 2014 - 16:47 WIB
Amir minta pemilu serentak...
Amir minta pemilu serentak jangan dipaksakan 2014
A A A
Sindonews.com - Penerapan pemilihan presiden dan legislatif secara serentak belum bisa dilaksanakan pada 2014. Sempitnya waktu untuk persiapan sistem tersebut menjadi alasan belum bisa dilaksanakan tahun ini.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsudin mengingatkan, jika sistem pemilu serentak dipaksakan pelaksanannya tahun ini akan menimbulkan dampak cukup serius.

"Banyak yang berkomentar akan terjadi kerepotan dan sebagainya memang, itu satu hal yang logis," ujar Amir di sela-sela rapat dengan Komisi II DPR, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (22/1/2014).

Dia mengatakan, pihak yang paling kerepotan jika tetap dilaksanakan 2014 ini adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU). Alasannya, tahapan pemilu yang sudah disiapkan KPU sekarang bukan sistem pemilu serentak.

"Kalau sebagai seorang praktisi tentunya saya melihat manfaatnya. Kalau manfaatnya paling ideal saya kira 2019," ucapnya.

Polemik pemilu serentak ini muncul setelah Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengajukan gugatan ke MK Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

Adapun materi yang digugat adalah Pasal 3 ayat (4), Pasal 9, Pasal 14 ayat (2), dan Pasal 112. Melalui gugatan itu, Yusril meminta penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2014 digelar serentak sehingga tak ada presidential threshold untuk mengusung calon presiden.

Berita Hanura siap bila Pemilu 2014 digelar serentak.
(kur)
Berita Terkait
Kawal Pilpres Berintegritas,...
Kawal Pilpres Berintegritas, MK Sebaiknya Tunda Sidang Uji Materi UU Pemilu
Tegas! Ganjar Bakal...
Tegas! Ganjar Bakal Revisi UU Cipta Kerja jika Menang Pilpres 2024
Tegaskan Presiden Punya...
Tegaskan Presiden Punya Hak Berkampanye, Jokowi: Jangan Ditarik ke Mana-mana
Prabowo-Gibran Menang...
Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Ketua Umum Relawan Betawi RPG Singgung UU DKJ
Dorong Revisi UU Pemilu,...
Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres
Profil Almas, Penggugat...
Profil Almas, Penggugat UU Pemilu yang Buka Jalan Gibran Maju di Pilpres 2024
Berita Terkini
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Breaking News: Prabowo...
Breaking News: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved