Polri siapkan alat berat bantu korban bencana

Rabu, 22 Januari 2014 - 13:44 WIB
Polri siapkan alat berat...
Polri siapkan alat berat bantu korban bencana
A A A
Sindonews.com - Untuk menanggulangi bencana yang terjadi di Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerjunkan 3.500 personel untuk penanganan bencana 2014.

Selain itu, sejumlah alat berat juga disiapkan untuk proses evakuasi korban bencana alam. Misalnya, dua unit Hanggluns yaitu, berupa kendaraan menyerupai tank.

Kendaraan ini berbobot enam ton dan mampu membawa 15 orang serta barang-barang hingga 10 ton. Alat berat ini berupa dua bagian mobil yang digandengkan. Bagian depan sebagai ruang kemudi, dan bagian belakang untuk mengangkut barang-barang dan orang.

Dua unit Hanggluns itu akan dikirimkan ke Medan, Sumatera Utara untuk membantu korban bencana Gunung Sinabung. Alat ini mampu berjalan di antara landasan yang licin tertutup abu.

"Kita kirimkan 20 personel juga ke Sinabung. Alat ini mampu menembus jalanan yang licin karena abu vulkanik," kata Kabaharkam Polri Komjen Pol Badroedin Haiti, usai upacara Apel Siaga Penanggulangan Bencana, di Lapangan Brimob Kelapa Dua, Depok, Rabu (22/1/2014).

Sedangkan untuk membantu korban banjir di Jakarta dan sekitarnya, Polri menyiapkan 12 perahu karet. Dua diantaranya milik Dir Pol Airud berupa perahu karet besar dengan mesin. Perahu ini bisa dipergunakan jika tinggi air mencapai dua meter.

Perahu ini bisa digunakan mengevakuasi korban dalam jumlah besar. Selain itu, Polri juga menyiapkan alat filter air bersih dengan kapasitas 75 liter. Alat ini bisa memproduksi air bersih siap minum.

"Untuk Polda Metro Jaya kami kirimkan 300 personel. Kami menunggu wilayah yang memerlukan bantuan karena pasukan ini sifatnya back up. Kami menunggu permintaan dari polda-polda yang memerlukan bantuan," ujarnya.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Ronny Franky Sompie menambahkan, tenaga medis dan obat-obatan juga disiapkan. Mengingat, para korban bencana kerap terkena berbagai macam penyakit pasca bencana. Termasuk melakukan pendampingan secara psikologis terhadap para korban. "Ada dua tim yang diterjunkan. Kami sifatnya tergantung permintaan," katanya.

Rata-rata 514 jiwa tewas tiap tahun akibat bansor
Istana bantah SBY kesampingkan korban banjir
(maf)
Berita Terkait
10 Bencana Alam Paling...
10 Bencana Alam Paling Mematikan pada Tahun 2023
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Dinilai Perlu Komitmen Semua Pihak
Ribuan Kejadian Bencana...
Ribuan Kejadian Bencana Mengintai, Jabar Kampanyekan Cetak Biru JRCP
Hari Kesiapsiagaaan...
Hari Kesiapsiagaaan Bencana, BNPB Ingatkan Pentingnya Latihan dan Simulasi
Data Terbaru Korban...
Data Terbaru Korban Bencana Sumatera: 1.112 Orang Meninggal, 176 Hilang
Antisipasi Bencana,...
Antisipasi Bencana, Mujiyat Pimpin Rapat Kesiapsiagaan Bencana
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
10 Bencana Alam yang...
10 Bencana Alam yang Banyak Menelan Korban Jiwa pada 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved