JK siap jadi saksi meringankan eks Sekjen Kemenlu

Selasa, 21 Januari 2014 - 14:08 WIB
JK siap jadi saksi meringankan...
JK siap jadi saksi meringankan eks Sekjen Kemenlu
A A A
Sindonews.com - Mantan Wakil Presiden M Jusuf Kalla (JK) memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenlu Sudjadnan Parnohadiningrat, tersangka kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran Kesetjenan Kementerian Luar Negeri terkait penyelenggaraan seminar/konferensi internasional 2004-2005.

"Saya diminta untuk jadi saksi yang meringankan untuk Pak Sudjadnan. Pak Sudjadnan yang ditersangkakan karena menyelenggarakan konferensi internasional pada zaman krisis," kata Jusuf Kalla di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2014).

JK tiba di KPK sekira pukul 13.25 WIB. Dia menuturkan, bersedia jadi saksi meringankan karena mengetahui bahwa Sudjadnan hanya melaksanakan keputusan pemerintah. Bahkan, JK sudah membawa bukti-bukti.

"Bukti-bukti, wah jangan, masa saya kasih tahu sama Anda," imbuhnya.

Kendati demikian, JK mengaku tidak mengetahui siapa saja yang bersalah dalam kasus tersebut. "Wah saya tidak tahu, itu bukan urusan saya, yang penting itu keputusan negara," tegasnya.

Dijelaskan JK, penyelenggaraan seminar/konferensi internasional 2004-2005 sangat menguntungkan negara. Namun, dia mengaku tidak tahu jika ahirnya terjadi korupsi.

"Saya siap untuk itu, yang minta juga Pak Sudjadnan tapi saya memang menawarkan itu sebelumnya, karena saya tahu persoalannya. Siap untuk membantu memberikan penjelasan bahwa itu adalah perintah negara," pungkasnya.

Sebelumnya, Sudjadnan usai menandatangani perpanjangan penahanannya Rabu 8 Januari 2014 menegaskan JK dan SBY mengetahui betul salah satu konferensi yang digelar kurun 2004-2005 yakni konferensi internasional terkait Tsunami Aceh. Saat konferensi itu duet SBY-JK memegang tampuk kepemimpinan negeri ini.

"Saya ingin di antara kalian (wartawan) yang mewawancarai Pak JK, beliau tahu betul. Karena apa? Karena saya dengan beliau (JK) dan Pak SBY mencarikan duit untuk negara ini Rp43 triliun, konferensi mengenai tsunami. Saya ini ketua panitia," ujar Sudjadnan di depan Gedung KPK, Jakarta.

Baca berita:
Tersangka korupsi Kemenlu seret JK & SBY
(kri)
Berita Terkait
Kemenlu Ukraina: Pasukan...
Kemenlu Ukraina: Pasukan Rusia Tembaki Masjid di Mariupol
Terungkap! Maling Online...
Terungkap! Maling Online Wara-Wiri di Kemenlu Asia dan Afrika
Pejabat Kemenlu AS Sebut...
Pejabat Kemenlu AS Sebut Indonesia Pegang Peran Penting di G20
Kemenlu Umumkan 406...
Kemenlu Umumkan 406 WNI di Luar Negeri Terkonfirmasi COVID-19
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
KPK Punya Lima Kasus...
KPK Punya Lima Kasus yang Harus Dituntaskan Segera
Berita Terkini
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved