6,7 juta PMKS akan jadi peserta BPJS kesehatan

Rabu, 15 Januari 2014 - 22:02 WIB
6,7 juta PMKS akan jadi...
6,7 juta PMKS akan jadi peserta BPJS kesehatan
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 6,7 juta Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) belum ditanggung pemerintah di dalam sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Saat ini, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih melakukan koordinasi data bersama Kementerian Sosial (Kemensos).

Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Fajri Adinur mengatakan, saat ini 86,4 juta peserta yang dialihkan dari Jaminan Kesehatan (Jamkesmas). Diakuinya, data tersebut memang belum sempurna.

Menurutnya, saat ini masih dilakukan rekonsiliasi yang dilakukan oleh Kemensos untuk menyempurnakan data tersebut. "Data tersebut tidak bisa 100 persen, pasti ada yang kececer. Saat ini masih dihitung validasinya untuk menghitung jumlahnya," kata Fajri saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan, Rabu (15/1/2014).

Menurut dia, ada kemungkinan jumlah Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sebelumnya 86,4 juta, dapat ditambah menyusul data jumlah PMKS dari Kemensos. Jika hal ini dilakukan, dipastikan ada penambahan anggaran dalam PBI SJSN.

Namun, hal ini belum menjadi keputusan yang dapat ditetapkan. "Saat ini pemerintah sudah tetapkan 86,4 juta PBI. Jumlah ini ditambah, maka akan ada penambahan anggaran yang dialokasikan. Kita tunggu saja, sudah ada pembicaraan namun belum menjadi ketetapan," ujarnya.

Nantinya, lanjut dia, para PMKS akan didaftarkan oleh Kemensos untuk menjadi PBI. Selanjutnya, kata Fajri, akan dilakukan rekonsiliasi data yang dilakukan selama enam bulan sekali, jadi jumlah kepesertaan masih dinamis.

Saat ini, jika ada dari PMKS yang mendesak keadaanya, dapat segera didaftarkan. Hal ini tidak menjadi masalah serius, karena nantinya peserta akan direkonsiliasi.

"Febuari ini ada yang ingin dimasukkan, sambil menunggu validasi data. Tidak masalah, karena datanya tidak akan lain," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved