Money politic tak jamin menang pileg

Senin, 13 Januari 2014 - 15:47 WIB
Money politic tak jamin...
Money politic tak jamin menang pileg
A A A
Sindonews.com - Fenomena yang diperkirakan terjadi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014, praktik 'money politic' bukan cara yang efektif untuk mendapatkan dukungan.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Suko Widodo mengatakan, memberikan uang kepada pemilih menjelang pencoblosan akan sia-sia. Karena, meski mengeluarkan uang belum tentu akan mendapat dukungan.

"Hasil survei kami memang demikian. Bandingannya jika ada 10 pemilih diberi uang untuk memilih, kemungkinan yang terjaring hanya tiga saja sedangkan sisanya pasti meleset," kata Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Unair Surabaya ini, Senin (13/1/2014).

Suko menjelaskan, gaya komukasi politik yang hanya mengandalkan spanduk atau baliho di jalan-jalan juga tidak efektif. Yang dibutuhkan oleh pemilih saat ini adalah gaya komunikasi politik secara langsung.

Artinya, para kandidat caleg langsung turun menyapa masyarakat pemilih.
Dengan bertemu langsung inilah, bisa berkomunikasi dalam menyampaikan visi dan misi.

”Dalam budaya politik Jawa Timur khususnya memang pemilih lebih senang kalau disowani. Jadi kalau caleg bisa datang secara langsung silaturahmi dan komunikasi maka dia bisa kemungkinan terpilih cukup besar,” jelasnya.

Sementara kebanyakan caleg tidak paham dengan dinamika politik yang berkembang saat ini. Selain itu, ambisi untuk dipilih menjadi wakil rakyat sangat besar, sehingga, mereka mengeluarkan uang yang cukup banyak agar bisa dipilih.

”Mereka ngebet ingin jadi caleg dengan mengeluarkan biaya yang banyak. Tetapi kalau tidak terpilih bisa-bisa malah stres karena tidak kuat menahan beban yang ditanggung,” tegasnya.

Sebelumnya, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur sudah menyiapkan kamar khusus untuk mengantisipasi caleg yang mengalami gangguan jiwa karena gagal merebut kursi wakil rakyat dalam Pileg 9 April 2014 mendatang.

Rencananya, ada 300 tempat tidur khusus yang sudah disiapkan caleg yang mengalami gangguan jiwa tersebut.
(lns)
Berita Terkait
PAN Maros Mulai Membuka...
PAN Maros Mulai Membuka Pendaftaran Calon Legislatif
Gelora Makassar Jaring...
Gelora Makassar Jaring Bakal Calon Legislatif Via Daring
Pendaftaran Bakal Calon...
Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif Dibuka KPU Mulai Besok
Pendaftaran Bakal Calon...
Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif Dibuka KPU Mulai Besok
Rakor DPW DIY, TGB:...
Rakor DPW DIY, TGB: Perindo Harus Jaring Calon Legislatif Berkualitas
DPW Partai Perindo Sumsel...
DPW Partai Perindo Sumsel Perkuat Barisan, Jaring Calon Anggota Legislatif
Berita Terkini
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Copot Silmy Karim dari Wamen Imipas
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Bonjowi Minta PTUN Jakarta...
Bonjowi Minta PTUN Jakarta Tolak Gugatan UGM Soal Keberatan Putusan Komisi Informasi Pusat
2 Pengusaha Penyuap...
2 Pengusaha Penyuap Noel Ebenezer Cs Divonis 1,5 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Kawal Anggaran Negara,...
Kawal Anggaran Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Tuntas BGN hingga ke Daerah
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved