SKK Migas: Kasus suap hanya tuduhan Jaksa KPK

Jum'at, 10 Januari 2014 - 14:30 WIB
SKK Migas: Kasus suap...
SKK Migas: Kasus suap hanya tuduhan Jaksa KPK
A A A
Sindonews.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menilai dugaan pemberian suap tiga pejabatnya kepada mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini baru bersifat tuduhan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semata.

Kabag Humas SKK Migas Elan Biantoro menyatakan, pihaknya tidak tahu menahu soal pemberian uang dari Johanes Widjonarko, Gerhard Rumeser, dan Iwan Ratman ke Rudi. Yang pasti saat Johanes dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi di KPK jelas sudah membantah tidak ada pemberian 600.000 dolar Singapura ke Rudi.

Elan menuturkan, kalau dirinya atau SKK Migas mengetahui ada pemberian dari tiga pejabat tersebut, berarti SKK menjadi bagian dari orang yang terlibat dan melakukan pembiaran.

"Kan itu tuduhan dari jaksa. Bukan dari Pak Rudi. Saya punya rekamannya (sidang pembacaan dakwaan) loh ini. Jadi kalau statemen SKK ya ikuti saja proses hukum. Kita secara institusi kami tidak tahu menahu," ungkap Elan saat berbincang dengan SINDO di Jakarta, Kamis 9 Januari 2014 malam.

Dia mengungkapkan, Johanes, Gerhard, dan Iwan pasti akan hadir memberikan kesaksian di persidangan Rudi dan Ardi. Apalagi ketiganya sudah pernah diperiksa KPK yang kesaksiannya sudah dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Tapi panggilan untuk hadir di sidang sampai kemarin belum diterima pihaknya.

"Kan sidang perdananya baru Selasa lalu. Jadi belum ada panggilan untuk di sidang," tandasnya.

Dalam sidang dakwaan Rudi dan Deviardi alias Ardi (pelatih golf) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Selasa 7 Januari 2013, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK mengungkap Rudi bersama-sama Ardi menerima suap hampir mencapai Rp30 miliar dan melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mencapai Rp23,8 miliar.

Uang suap tersebut terpecah menjadi tiga bagian. Pertama 200.000 dolar Singapura dan USD900.000 diterima Rudi melalui Ardi dari Direktur Kernel Oil Private Limited (KOPL) Singapura Widodo Ratanachaitong dan PT KOPL Indonesia melalui Simon Gunawan Tanjaya. Kedua, USD522.500 dari Presiden Direktur PT Parna Raya Group/PT Kaltim Parna Industri (KPI) Artha Meris Simbolon.

Penerimaan-penerimaan lain berupa uang 600.000 dolar dari Johanes Widjonarko (Wakil Kepala SKK Migas), dan USD350.000 dari Gerhard Rumesser (Deputi Pengendalian Bisnis SKK Migas), serta uang sejumlah USD50.000 dari Iwan Ratman (Kepala Divisi Penunjang Operasi SKK Migas). Dari uang Gerhard, Rudi memberikan uang USD150.000 kepada Sekretaris Jenderal ESDM Waryono Karyo.

Baca berita:
Tiga pejabat SKK Migas suap Rudi
(kri)
Berita Terkait
KPK Tegaskan Informasi...
KPK Tegaskan Informasi Laporan Penyelidikan Dugaan Korupsi ESDM Bocor Tak Benar
KPK Ungkap Trik Oknum...
KPK Ungkap Trik Oknum Pegawai Kementerian ESDM Manipulasi Dana Tukin
Memalukan, 9 PNS Kementerian...
Memalukan, 9 PNS Kementerian ESDM Ditahan Terkait Kasus Korupsi Tukin
Gedung Minerba Digeledah...
Gedung Minerba Digeledah KPK, Menteri ESDM: Dugaan Korupsi Tukin
Menteri ESDM Pecat 10...
Menteri ESDM Pecat 10 PNS Tersangka Korupsi Tukin
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana Tukin Kementerian ESDM, KPK Tetapkan 10 Orang jadi Tersangka
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved