KPK Ungkap Trik Oknum Pegawai Kementerian ESDM Manipulasi Dana Tukin
Kamis, 30 Maret 2023 - 19:51 WIB
loading...
Diduga cara licik dari oknum pegawai Kementerian ESDM dalam memanipulasi dana tunjangan kinerja (tukin) diungkap KPK. Foto/Gedung KPK/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Diduga cara licik oknum pegawai Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) dalam memanipulasi dana tunjangan kinerja (tukin) diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu yang kemudian menyebabkan kerugian keuangan negara hingga puluhan miliar.
Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK, Asep Guntur Rahayu membongkar cara licik oknum pegawai Kementerian ESDM dalam memanipulasi dana tukin. Diduga, cara licik tersebut dilakukan oleh oknum pegawai bagian keuangan Kementerian ESDM.
"Jadi ini tuh di antara orang-orang keuangan, bukan Kementerian Keuangan, tapi keuangan di situ, yang mengelola keuangan. Ada bendahara dan lainnya," kata Asep Guntur di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (30/3/2023).
Baca juga: KPK Usut Dugaan Kongkalikong Pejabat Kementerian ESDM dengan Kemenkeu
Diduga, ada persekongkolan jahat untuk memanipulasi dana tukin Kementerian ESDM. Para pelaku melancarkan aksinya dengan modus melebihkan anggaran tukin yang dibayarkan. Jika nantinya ketahuan kelebihan bayar, kata Asep, para pelaku akan berdalih dengan modus 'salah ketik' alias typo.
Baca juga: Usai Kementeriannya Digeledah KPK, Menteri ESDM: Tunggu Hasil Pemeriksaan
"Mereka itu dibaginya dimasukin ke tunjangan kinerja. Seperti typo. Misalkan kalau tunjangan kinerja misalkan 5 juta, nah dikasih menjadi 50 juta, kan kaya typo, jadi kalau ketahuan 'oh saya typo nih ketik ini' padahal uangnya sudah keburu masuk 50 juta," beber Asep.
Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK, Asep Guntur Rahayu membongkar cara licik oknum pegawai Kementerian ESDM dalam memanipulasi dana tukin. Diduga, cara licik tersebut dilakukan oleh oknum pegawai bagian keuangan Kementerian ESDM.
"Jadi ini tuh di antara orang-orang keuangan, bukan Kementerian Keuangan, tapi keuangan di situ, yang mengelola keuangan. Ada bendahara dan lainnya," kata Asep Guntur di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (30/3/2023).
Baca juga: KPK Usut Dugaan Kongkalikong Pejabat Kementerian ESDM dengan Kemenkeu
Diduga, ada persekongkolan jahat untuk memanipulasi dana tukin Kementerian ESDM. Para pelaku melancarkan aksinya dengan modus melebihkan anggaran tukin yang dibayarkan. Jika nantinya ketahuan kelebihan bayar, kata Asep, para pelaku akan berdalih dengan modus 'salah ketik' alias typo.
Baca juga: Usai Kementeriannya Digeledah KPK, Menteri ESDM: Tunggu Hasil Pemeriksaan
"Mereka itu dibaginya dimasukin ke tunjangan kinerja. Seperti typo. Misalkan kalau tunjangan kinerja misalkan 5 juta, nah dikasih menjadi 50 juta, kan kaya typo, jadi kalau ketahuan 'oh saya typo nih ketik ini' padahal uangnya sudah keburu masuk 50 juta," beber Asep.
Lihat Juga :