Denny anggap aktivis PPI tak beritikad baik

Kamis, 09 Januari 2014 - 17:34 WIB
Denny anggap aktivis...
Denny anggap aktivis PPI tak beritikad baik
A A A
Sindonews.com - Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkum HAM) Denny Indrayana mengaku awalnya tak ingin melaporkan ke Bareskrim Polri jika aktivis Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) langsung melakukan permintaan maaf. Namun, tindakan itu harus dilakukan karena Fungionaris PPI Ma'mun Murod dan Tridianto dianggap tak memiliki itikad baik.

"Saya itu banyak yang menyarankan untuk langsung melaporkan, tapi saya mengambil pilihan memberi kesempatan kepada yang bersangkutan minta maaf dulu," kata Denny di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2014).

Kendati telah diberikan kesempatan untuk meminta maaf, lanjut Denny, namun pihak Ma'mun dan Tri Dianto tetap tidak memanfaatkan waktu 1x24 jam kesempatan yang diberikan. "Sayangnya kesempatan itu tidak digunakan dengan baik," tegas Denny.

Selain itu, Denny juga meyakini pernyataan maaf yang dibuat oleh Ma'mun dan Tridianto melalui media tidak tulus dan terkesan arogan. "Itu bukan minta maaf, minta maaf kok ada kata 'tetapi' di bawahnya," pungkas Denny.

Karena itu, Denny dengan bulat memutuskan melaporkan Ma'mun dan Tridianto ke Bareskrim Polri.

Sebelumnya Juru bicara PPI Ma'mun Murod mengungkapkan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto bersama Wamenkum HAM Denny Indrayana menghadap ke rumah SBY di Cikeas. Ma'mun mengatakan kedatangan Bambang Widjojanto dan Denny Indrayana ke Cikeas yaitu pada Senin 6 Januari 2014.

Kedatangan Denny Indrayana dan Bambang Widjojanto bertepatan sebelum jadwal pemanggilan Anas Urbaningrum oleh lembaga antikorupsi yang dipimpin Abraham Samad itu.

"Info yang kita terima dan sahih, kemarin Mas BW (Bambang Widjojanto) juga datang ke Cikeas jam dua siang didampingi Wamenkum HAM Denny Indrayana. Saya enggak tahu apa terkait dengan pemanggilan Anas atau tidak," ujar Juru bicara PPI Ma'mun Murod, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 7 Januari 2014.

Baca berita:
Denny tepati janjinya laporkan aktivis PPI ke polisi
(kri)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved