Denny Indrayana dan PPI saling ancam

Rabu, 08 Januari 2014 - 17:10 WIB
Denny Indrayana dan...
Denny Indrayana dan PPI saling ancam
A A A
Sindonews.com - Ancaman Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkum HAM) Denny Indrayana dibalas dengan ancaman juga oleh pihak Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).

Pihak PPI mengancam balik akan memperkarakan Denny Indrayana jika terbukti ada pertemuan di Cikeas yang dihadiri Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto dan Denny Indrayana.

"Saya (dan Tri Dianto) juga akan menuntut secara hukum agar Denny Indrayana dijatuhi hukuman yang setimpal dengan perbuatan yang dilakukan," demikian yang tertulis dalam surat atas nama Ma'mun Murod dan Tridianto untuk ditujukan kepada Wamenkum HAM Denny Indrayana yang diterima Sindonews melalui BlackBerry Meseenger, Rabu (8/1/2014).

Selain akan meperkarakan, PPI juga akan menuntut Denny Indrayana untuk meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat luas. Tak cukup minta maaf, pihak PPI juga akan menuntut Denny Indrayana memenuhi janjinya untuk mundur dari jabatan sebagai Wamenkum HAM.

"Saya (dan Tri Dianto) tentu akan bergembira bila ada elemen-elemen masyarakat yang bisa membantu untuk mencari alibi atas informasi tersebut. Karena itu, semoga dalam waktu dekat alibi itu terkonfirmasi dengan alat-alat bukti yang lebih valid," tukasnya.

Ditambahkan, jika ungkapan itu terbukti, Denny juga diminta kembalikan gajinya selaku Wamenkum HAM untuk disumbangkan kepada pihak yang membutuhkan. "Maka saya menuntut agar penghasilannya/gajinya sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM sejak 7 Januari 2014 hingga selesainya masa jabatannya diserahkan kepada panti asuhan yang nama-namanya akan saya (dan Tri Dianto) tentukan kemudian," tutupnya.

Sebelumnya Denny Indrayana mengancam kepada pihak PPI yang menuding dirinya menemani Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menghadap ke Cikeas untuk minta maaf secara terbuka. Jika, dalam 1x24 jam tidak ada permintaan maaf, maka akan meperkarakan kepada pihak yang berwajib.

"Jika dalam waktu 1x24 jam pihak-pihak yang menuduh tidak meminta maaf secara terbuka, maka saya akan melaporkan fitnah ini ke pihak yang berwajib," kata Denny melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (8/12/2013).

Berita PPI ungkap Bambang Widjojanto menghadap Cikeas.
Berita Denny Indrayana ancam laporkan Jubir PPI ke polisi.
(kur)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved