KPU buka pendaftaran bagi lembaga survei

Selasa, 07 Januari 2014 - 14:47 WIB
KPU buka pendaftaran...
KPU buka pendaftaran bagi lembaga survei
A A A
Sindonews.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, meski Peraturan KPU (PKPU) soal lembaga survei masih menunggu pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), tetapi lembaga survei sudah dibolehkan mendaftar ke KPU.

"Sudah bisa dari sekarang. Pokoknya paling lambat itu 30 hari sebelum pencoblosan. Di luar itu out (keluar)," kata Arief di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2014).

Selain itu, lanjutnya, bagi lembaga survei yang ingin berkontribusi dalam partisipasi masyarakat (parmas) pada pemilu mendatang, bisa mendaftar pada wilayah masing-masing. Ruang lingkup survei berdasarkan kemampuan wilayah yang menjadi objek survei.

"Kalau lintas provinsi itu daftarnya di kita (KPU). Kalau dia (parmas) ada di kota atau kabupaten tapi masih lingkup satu provinsi maka daftar di KPU Provinsi. Lalu kalau dia di kabupaten ya daftar di kabupaten," ujarnya.

Adapun ketentuan bagi lembaga survei harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan KPU. Ketentuan itu antara lain, lembaga survei harus menjelaskan metode penelitian, sumber dana, serta ketentuan waktu survei.

Arief menegaskan, lembaga survei dilarang memihak salah satu partai. Selain itu, pihaknya melarang lembaga survei mengumumkan hasil survei pada masa tenang pemilu. "Ketentuan di sini (aturan parmas) bisa dipidanakan survei yang bersangkutan," imbuhnya.

LSN dukung KPU tertibkan lembaga survei
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved