Rabu wekasan, mitos malam Tahun Baru banyak malapetaka

Minggu, 29 Desember 2013 - 18:40 WIB
Rabu wekasan, mitos...
Rabu wekasan, mitos malam Tahun Baru banyak malapetaka
A A A
Sindonews.com - Ada yang berbeda di Tahun Baru 2014 yang jatuh pada hari Rabu (1/1/2013). Beredar mitos malam tahun baru itu merupakan hari Rabu terakhir bulan Safar (perhitungan Jawa) atau dalam bahasa Arab pada waktu itu masuk pada Arba' Mustamir. Dalam mitos Jawa, malam Tahun Baru 2014 ini jatuh pada Rabu Wekasan.

Pada tahun-tahun sebelumnya, tidak ada tahun baru yang jatuh pada hari Rabu terakhir bulan Safar. Dalam mitos tersebut juga disebutkan bahwa Tuhan akan menurunkan beribu-ribu malapetaka di malam Tahun Baru 2014.

Terkait Rabu Wekasan mulai beredar broadcast melalui BBM yang berbunyi "(Rebo wakasan) malam Tahun Baru pada tahun ini berbeda dengan tahun" yg sudah lalu karena malam tahun baru pada tahun ini bertepatan pada hari rabu terakhir atau arba'mustamir bulan safar pada hari rabu tersebut Allah akan menurunkan beribu" mala petaka (bala') oleh sebab itu pada tahun ini di harapkan Untuk tidak ber lebih"han dalam merayakan tahun baru Masehi 2014 Karena setiap manusia tidak tau musibah apa yg akan di turunkan pada hari itu..SEBARKN TEKS INI seikhlasnya ke KONTAK MU pada sebagian mukmin ALLAH"

Menanggapi mitos tersebut, Sekretari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur M Yunus mengatakan, mitos tersebut belum tentu benar.

"Setahu saya tidak ada ayat atau hadis yang mengupas soal itu (Rabu Weakasan). Tapi memang pesannya kita tidak boleh merayakan tahun baru dengan cara berlebih-lebihan," kata Yunus, Minggu (29/12/2013).

Yunus juga mengatakan, terlepas benar atau tidaknya mitos tersebut, ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berlebih-lebihan dalam merayakan tahun baru. Seharusnya, tahun baru digunakan untuk muhasabbah atau instrospeksi diri terhadap amal perbuatan yang dilakukan pada tahun lalu.

"Tahun depan digunakan untuk memperbaiki iman. Seharusnya, pergantian tahun kita mengevalusi diri," jelasnya.

Kata Yunus, mitos memang tidak sepenuhnya benar tapi tidak ada salahnya untuk berhati-hati. Dalam Al Quran sendiri juga sudah jelas terkait sikap manusia yang kufur nikmat.

"Allah akan menurunkan azab kepada satu kaum yang kuruf nikmat. Kalau mitos itu, saya memang belum pernah ada penjelasan," tandas Yunus.
(lns)
Berita Terkait
Khusus Malam Tahun Baru,...
Khusus Malam Tahun Baru, MRT Jakarta Beroperasi sampai Jam 2 Dini Hari
iNews Siap Menemani...
iNews Siap Menemani Pergantian Tahun dengan 3 Program Berita Spesial Tahun Baru
Semangat Tahun Baru,...
Semangat Tahun Baru, IHSG Besok Berpotensi Menguat
Perputaran Uang selama...
Perputaran Uang selama Libur Nataru 2022-2023 Diramal Tembus Rp 23,85 Triliun
15 Tradisi Unik Merayakan...
15 Tradisi Unik Merayakan Tahun Baru, Salah Satunya Berkeliling Membawa Koper Kosong
Negara Pertama hingga...
Negara Pertama hingga Terakhir yang Rayakan Tahun Baru 2023
Berita Terkini
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved