Mahfud: Nyapres adalah panggilan, bukan kejar jabatan
Minggu, 29 Desember 2013 - 15:02 WIB
Mahfud: Nyapres adalah panggilan, bukan kejar jabatan
A
A
A
Sindonews.com - Meski mendapat dukungan dari Komunitas Lintas Etnis Nusantara untuk maju sebagai bakal calon presiden (capres) pada Pemilu 2014, mantan ketua Mahkamah Kontitusi Mahfud MD mengaku tak mengejar jabatan.
Pria kelahiran Madura ini mengatakan, menjadi presiden adalah panggilan untuk memperbaiki bangsa. Sehingga, bagi siapa pun tokoh yang ingin maju seperti dirinya harus menyandarkan niatnya untuk mengatasi problem bangsa.
"Maka saya akan memberikan catatan-catatan dengan cara yang baik benar dan bersih," ujar Mahfud di NAM Center Hotel, Kemayoran, Jakarta, Minggu (29/12/2013).
Namun begitu, menurutnya banyak calon presiden sekarang yang memiliki komitmen baik memperbaiki bangsa. Dia sendiri mengaku mendukung penuh tokoh nasional selain dirinya untuk maju di pilpres mendatang. Tentunya, dari figur-figur terbaik bangsa.
"Saya sendiri bertanggung jawab. Dan mudah-mudahan Allah menghendaki pencalonan saya," cetusnya.
Sebelumnya, Mahfud sempat masuk bursa pencapresan Partai Demokrat melalui tahapan konvensi. Namun tak lama kemudian mengundurkan diri.
Dengan demikian, terdapat dua capres yang akan berangkat dengan kendaraan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Mereka adalah Raja Dandut Rhoma Irama dan Mahfud MD. Sementara mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang sebelumnya bakal diusung partai warisan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini belum meresmikan diri.
Baca:
Mantap nyapres Mahfud raih dukungan lintas etnis
Pria kelahiran Madura ini mengatakan, menjadi presiden adalah panggilan untuk memperbaiki bangsa. Sehingga, bagi siapa pun tokoh yang ingin maju seperti dirinya harus menyandarkan niatnya untuk mengatasi problem bangsa.
"Maka saya akan memberikan catatan-catatan dengan cara yang baik benar dan bersih," ujar Mahfud di NAM Center Hotel, Kemayoran, Jakarta, Minggu (29/12/2013).
Namun begitu, menurutnya banyak calon presiden sekarang yang memiliki komitmen baik memperbaiki bangsa. Dia sendiri mengaku mendukung penuh tokoh nasional selain dirinya untuk maju di pilpres mendatang. Tentunya, dari figur-figur terbaik bangsa.
"Saya sendiri bertanggung jawab. Dan mudah-mudahan Allah menghendaki pencalonan saya," cetusnya.
Sebelumnya, Mahfud sempat masuk bursa pencapresan Partai Demokrat melalui tahapan konvensi. Namun tak lama kemudian mengundurkan diri.
Dengan demikian, terdapat dua capres yang akan berangkat dengan kendaraan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Mereka adalah Raja Dandut Rhoma Irama dan Mahfud MD. Sementara mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang sebelumnya bakal diusung partai warisan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini belum meresmikan diri.
Baca:
Mantap nyapres Mahfud raih dukungan lintas etnis
(hyk)