Catatan akhir tahun Fraksi PKB

Selasa, 24 Desember 2013 - 09:41 WIB
Catatan akhir tahun...
Catatan akhir tahun Fraksi PKB
A A A
Sindonews.com - Tahun 2013 segera berakhir, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki catatan sendiri untuk sejumlah bidang sepanjang tahun ini.

Ketua Fraksi PKB, Marwan Jafar mengutarakan, beberapa keputusan yang dikeluarkan pemerintah maupun DPR patut diberikan apresiasi seperti disahkannya sejumlah undang-undang.

"Walaupun sejumlah kontroversi terjadi dalam politik Indonesia masalah DPT (daftar pemilih tetap) masih menyisakan persoalan yang belum terselesaikan, UU Ormas yang banyak mendapat kritikan," kata Marwan saat dihubungi wartawan, Selasa (24/12/2013)

Bidang pelayanan publik, kata dia, masih butuh banyaknya perbaikan khususnya reformasi birokrasi. Pasalnya, masih banyak pungutan liar dan tindakan diskriminasi oleh oknum pejabat menjadi yang masih menjadi persoalan.

"Tetapi harus kita akui bahwa ada perbaikan dari tahun-tahun sebelumnya walaupun belum signifikan," ujarnya.

Dari sisi penegakan hukum, ia tak menampik perlu diberikan apresiasi meski masih ada masalah hukum yang belum terselesaikan. "Adanya image tentang penegakan hukum yang masih tebang pilih dan politisasi kasus juga persoalan lain yang harus dijawab oleh para penegak hukum kita," paparnya.

Di bidang ekonomi, ke depan Indonesia harus mampu mendorong pengembangan industri berbasis inovasi teknologi dan mendorong produktivitas. "Agar bisa terlepas dari ancaman middle income trap dan menjadi negara yang berpendapatan tinggi atau negara maju."

"Tahun 2013 ini, ekonomi Indonesia diproyeksi hanya mampu tumbuh 5,7 persen atau lebih rendah dari asumsi dalam APBN-P 2013 sebesar 6,3 persen. Untuk itu pemerintah harus terus bekerja keras agar Indonesia bisa terlepas dari anjloknya nilai tukar rupiah yang mencapai Rp12.000 per dollar AS," tegasnya.

Dengan masih adanya persoalan yang belum terselesaikan, Ketua DPP PKB ini meminta agar pemerintah bersama pihak terkait lainnya bisa menuntaskan di tahun depan, meski dipahami tahun berikutnya merupakan tahun politik.

"Pemerintah harus terus meningkatkan prestasi dan kinerja tanpa terganggu oleh hingar bingar politik menjelang pemilu tahun 2014. Dengan bersinergi dan saling koordinasi persoalan bangsa akan segera teratasi dengan baik," pungkasnya.

Baca berita:
PKB klaim perjuangkan 10% APBN untuk desa
(kri)
Berita Terkait
Panji Bangsa Siap Terdepan...
Panji Bangsa Siap Terdepan Amankan Harlah ke-28 PKB
Konflik PKB-PBNU Meruncing,...
Konflik PKB-PBNU Meruncing, Mantan Sekjen PKB Lukman Edy Dilaporkan ke Bareskrim
Cak Imin Tegaskan PKB...
Cak Imin Tegaskan PKB Solid: Yang Mau Ganggu Sampai Sungkan
Sambut Harlah PKB, Perempuan...
Sambut Harlah PKB, Perempuan Bangsa Gelar Lomba Masak dan Rias Tumpeng
Dewan Syura PKB Jawa...
Dewan Syura PKB Jawa Barat Sepakat Pertahankan Soliditas Partai
Vaksinasi Hari Kedua,...
Vaksinasi Hari Kedua, PKB Ingin Herd Immunity Cepat Terwujud
Berita Terkini
Jelang Dilantik sebagai...
Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Tiba di Istana Negara
Prabowo Lantik Pimpinan...
Prabowo Lantik Pimpinan Lembaga Universitas RI Sore Ini
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved