Suap perkara tanah, KPK periksa tiga Hakim Praya

Senin, 23 Desember 2013 - 12:25 WIB
Suap perkara tanah,...
Suap perkara tanah, KPK periksa tiga Hakim Praya
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga hakim, terkait penyidikan kasus dugaan suap penanganan perkara tanah di Pengadilan Negeri (PN), Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tiga hakim yang dimaksud yakni, Ketua PN Praya Sumedi, Hakim Dewi Santini, Hakim Desak Ketut Yuni Aryanti.

"Mereka dipanggil sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi, Priharsa Nugraha, Senin (23/12/2013).

Selain itu, KPK memanggil tiga saksi dari pihak Kepolisian yakni, Kapolres Lombok Tengah AKBP Supriyadi, Kapolsek Praya Barat, Kompol H Ridwan dan Iptu Deny Septiawan selaku Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah.

KPK juga memanggil saksi dari Kejaksaan, yakni Jaksa Kasi Pidsus Kejari Praya Apriyanto Kurniawan.

Seperti diketahui, KPK menangkap Subri Kepala Kejaksaan Negeri NTB dan Lusita Ani Razak seorang pengusaha di sebuah hotel di Lombok Tengah. Dari lokasi tersebut, petugas berhasil menyita 16.400 dolar Amerika dan Rp213 juta pada Sabtu 14 Desember 2013 lalu.

Uang itu diduga sebagai uang suap, terkait pengurusan pemalsuan sertifikat tanah di wilayah Lombok Tengah yang tengah ditangani.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Terdakwa Keterangan...
Terdakwa Keterangan Palsu dan Duplikasi Sertifikat Kembali Jalani Sidang di PN Jakpus
Perjanjian Nominee Terkait...
Perjanjian Nominee Terkait Hak Milik Tanah Dinilai Penyelundupan Hukum
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Terobosan Kejari Tanjungpinang...
Terobosan Kejari Tanjungpinang Tangani Sengketa Lahan di Kedai Kopi
Penyerobotan Tanah di...
Penyerobotan Tanah di Bintaro, Penggarap Lahan Minta Polisi Turun Tangan
Pengacara Korban Minta...
Pengacara Korban Minta Benny Tabalujan Dihadirkan ke Publik
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved