Forum lobi DPR rawan korupsi

Rabu, 18 Desember 2013 - 15:46 WIB
Forum lobi DPR rawan...
Forum lobi DPR rawan korupsi
A A A
Sindonews.com - Proses lobi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dinilai menjadi titik rawan awal terjadinya korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merekomendasikan peraturan lobi harus diperketat.

Menurut Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, setelah proses lobi harus dipublikasikan dan melaporkannya kepada pimpinan DPR, pimpinan alat kelengkapan dan masing-masing fraksi.

"Terkait aspek individu misalnya, KPK memberikan saran untuk melakukan pengaturan dalam menyampaikan pertanggung jawaban lobi,” kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, di Gedung KPK Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Mantan Komisi Yudisial ini menjelaskan, KPK sejak 21 April 2011 mengajukan permohonan kepada Pimpinan DPR, untuk melakukan kajian terkait dengan sistem di DPR.

Kemudian ditindak lanjuti pada forum-forum selanjutnya, dan ada beberapa poin yang disepakati bersama.

Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh KPK, kata Busyro, pada September-Desember 2013 lalu, ada tiga fungsi utama DPR yang harus diperbaiki, supaya potensi terjadinya korupsi bisa dicegah.

"KPK berupaya menelusuri upaya akar permasalahan korupsi. Dalam pelaksanaan tiga fungsi DPR, fungsi anggaran legislasi dan pengawasan. KPK mendorong dilakukan perbaikan sistem, atas pelaksanaan ketiga fungsi tersebut," pungkasnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung. Politikus PDI Perjuangan yang diundang KPK dalam acara pemaparan hasil kajian ini mengaku, korupsi rawan terjadi dalam proses lobi-lobi. Ia sepakat dengan hasil analisis KPK.

“Perlu kami lakukan penyempurnaan dalam bidang pengawasan adalah di lobi-lobi. Nah apakah lobi-lobi itu diperbolehkan secara tertutup, yang tentunya sangat terbuka sekali untuk tindak pidana korupsi,” tutur Pramono.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved