KPU mulai buka daftar pemilih khusus

Senin, 16 Desember 2013 - 09:28 WIB
KPU mulai buka daftar...
KPU mulai buka daftar pemilih khusus
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku akan meningkatkan tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan umum (pemilu) tahun depan.

Salah satunya dengan membuka pemilih khusus bagi masyarakat yang belum terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT).

KPU membuka waktu kepada masyarakat untuk mendaftar sebagai pemilih khusus hingga 14 hari atau dua pekan sebelum dilakukan pencobolosan pemilihan legislatif (pileg).

Komisiner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, bagi warga yang tak masuk di DPT bisa langsung melaporkan pada petugas pemilu di masing-masing wilayah dari tingkat kabupaten atu kota sampai kecamatan dan kelurahan.

Sebaliknya, kata Ferry, petugas KPU diminta jangan cuma aktif menggarap DPT bermasalah yang sekarang masih dilakukan perbaikan. Tetapi, petugas KPU tetap mendata warga yang memiliki hak pilih, namun belum sempat terdaftar sebagai pemilih.

"Jadi KPU provinsi yang punya kewenangan untuk mengakomodir semua data pemilih khusus yang ada," kata Ferry, di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2013).

Adapun, lanjutnya, KPU tetap bakal memverifikasi warga mana saja yang layak masuk sebagai pemilih khusus. Sebab, kata dia, KPU tak ingin adanya pemilih ganda merusak DPT sudah yang ada

Menurutnya, tak mungkin calon daftar pemilih khusus ternyata sudah masuk dalam DPT. Hal itu yang harus dicermati petugas KPU di lapangan.

"Enggak serta merta main masukan saja, karena yang bersangkutan berkeyakinan belum terdaftar," ujarnya.

Untuk diketahui, dalam Undang-Undang (UU) Pemilu Nomor 8 tahun 2012, ketentuan membolehkan peyelenggara pemilu menambah jumlah pemilih. Penambahan itu bisa masuk dalam pemilih tambahan atau pemilih khusus.

KPU diminta transparan soal logistik pemilu
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved