Nyapres, Gita canangkan teknokratisasi pemerintahan

Kamis, 12 Desember 2013 - 15:12 WIB
Nyapres, Gita canangkan...
Nyapres, Gita canangkan teknokratisasi pemerintahan
A A A
Sindonews.com - Kendati belum resmi diusung Partai Demokrat untuk menjadi calon presiden (capres) karena harus melawati konvensi, Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengaku memiliki pandangan baru dalam menyusun pemerintahan.

Menurut Gita, untuk menciptakan pemerintahan yang efektif, dibutuhkan kabinet dan pemerintahan dari orang yang berlatar belakang kaum profesional. Gita menyarankan agar siapapun kelak presidennya, kabinet mesti diisi oleh kaum teknokrat, yang tak melulu berhitung kepentingan politik dalam menjalankan tugasnya.

"Siapun yang jadi pemimpin (presiden) itu kalau bisa melakukan teknokratisasi di kabinet, di pemeritahan," kata Gita, saat diskusi bersama Redaksi MNC Group, di Gedung SINDO, Jl KH Wahid Hasyim, Jakarta, Kamis (12/12/2013).

Sebab, kata dia, berjalannya suatu pemerintahan bakal berjalan efektif, seandainya kabinet pemerintahan mencurahkan konsentrasinya pada profesionalisme kerja.

Namun begitu, penilaian layak atau tidaknya usulan program kerja suatu pemerintahan tetap masyarakatlah yang menilai. Baginya, penerimaan dirinya sebagai bakal capres tergantung masyarakat melihatnya seperti apa.

Gita berpendapat, jika kelak dirinya berhasil keluar sebagai pemenang di pemilihan presiden, kabinet yang bakal diterapkannya adalah kabinet teknokrasi. "Jadi memperbanyak kaum profesional di pemerintahan semaksimal mungkin untuk menciptakan kesejahteraan rakyat," ucapnya.

Seperti diketahui, Gita Wirjawan satu diantara sebelas kandidat bakal calon presiden dari Partai Demokrat yang akan bertarung pada arena konvensi. Dari sebelas calon, bersama Dahlan Iskan, Gita merupakan peserta konvensi yang sekarang masih aktif menjabat sebagai Menteri.

Gita Wirjawan sosialisasi capres ke Surabaya
(lal)
Berita Terkait
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
Berita Terkini
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Infografis
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal I 2023 Tembus 5,03%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved