Timwas Century belum bersikap soal penolakan Boediono
Rabu, 11 Desember 2013 - 15:45 WIB
Timwas Century belum bersikap soal penolakan Boediono
A
A
A
Sindonews.com - Tim Pengawas (Timwas) Century belum memiliki sikap selanjutnya terkait penolakan kehadiran mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus Wakil Presiden (Wapres) Boediono.
"Kalau tidak hadir, terserah kepada Timwas yang terdiri dari berbagai fraksi. Mereka akan sikapi hal itu tergantung dari pandangan," kata Pimpinan Timwas Century, Pramono Anung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2013).
Pramono mengatakan, surat pemanggilan Boediono oleh Timwas Century telah dilayangkan pada awal pekan lalu. Namun, sampai hari ini belum ada balasan resmi dari Kantor Wapres.
Dalam kesempatan itu, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini kembali menegaskan, pemanggilan Boediono adalah untuk mengklarifikasi pernyataannya saat konferensi pers usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi untuk kasus bailout Bank Century.
"Timwas sadar tidak terkait penegakan hukum. Apa yang dilakukan Timwas, terkait hal yang berbeda saat angket dan yang berdasarkan siaran pers," tutupnya.
Baca berita:
Harusnya Boediono bersikap elegan terkait panggilan Timwas
"Kalau tidak hadir, terserah kepada Timwas yang terdiri dari berbagai fraksi. Mereka akan sikapi hal itu tergantung dari pandangan," kata Pimpinan Timwas Century, Pramono Anung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2013).
Pramono mengatakan, surat pemanggilan Boediono oleh Timwas Century telah dilayangkan pada awal pekan lalu. Namun, sampai hari ini belum ada balasan resmi dari Kantor Wapres.
Dalam kesempatan itu, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini kembali menegaskan, pemanggilan Boediono adalah untuk mengklarifikasi pernyataannya saat konferensi pers usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi untuk kasus bailout Bank Century.
"Timwas sadar tidak terkait penegakan hukum. Apa yang dilakukan Timwas, terkait hal yang berbeda saat angket dan yang berdasarkan siaran pers," tutupnya.
Baca berita:
Harusnya Boediono bersikap elegan terkait panggilan Timwas
(kri)