DCT ganda, PKPI pertanyakan sistem Sidalih KPU

Rabu, 11 Desember 2013 - 15:34 WIB
DCT ganda, PKPI pertanyakan...
DCT ganda, PKPI pertanyakan sistem Sidalih KPU
A A A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Romulus Sihombing mengaku kecewa dengan Sistem Daftar Pemilih (Sidalih) yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu menanggapi Daftar Calon Tetap (DCT) ganda atas nama Toni Arif Setiawan dari PKPI yang diketahui terdaftar ganda di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur.

Menurutnya, PKPI sama sekali tak mengetahui adanya daftar ganda itu. Karena, harusnya data itu sudah rapi dan selesai ditingkat KPU pusat.

"KPU yang pakai komputer (Sidalih) pun lolos juga ya," kata Romulus, saat dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Rabu (11/12/2013).

Romulus mengatakan, seandainya KPU jeli memeriksa semua DCT yang sudah terdaftar pada Sidalih, maka kasus tersebut tidak akan terjadi. Ia pun mempertanyakan sistem koordinasi antara KPU daerah dengan KPU Pusat.

"Seharusnya mereka bisa lihat ya, karena nama yang sama kan bisa kelihatan," ujarnya.

Saat dikonfirmasi, apakah nama Arif Toni Setiawan memang ada didua dapil, pihaknya membenarkan itu. "Iya sama," tegas Romulus.

Dari penelusuran Sindonews di website milik KPU yakni www.kpu.co.id memang ditemukan nama Toni Arif Setiawan tercatat di DPRD dan DPR RI dengan nama partai yang sama.

Diketahui, berdasarkan Daftar Calon Tetap, KPU Jawa Timur, Toni Arif Setiawan tercatat sebagai Caleg DPRD Provinsi Jatim dari daerah pemilihan Jawa Timur I nomor urut 11, PKPI. Sedangkan di KPU RI, dia tercatat sebagai caleg DPR dari daerah pemilihan Jawa Timur VIII Nomor urut 10 dari PKPI.

Baca berita:
Lima pertanyakan akurasi Sidalih
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved