Salim Segaf nilai vonis LHI terlalu berat

Selasa, 10 Desember 2013 - 17:18 WIB
Salim Segaf nilai vonis...
Salim Segaf nilai vonis LHI terlalu berat
A A A
Sindonews.com - Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Salim Segaf Al Jufri menilai, vonis 16 tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, kepada Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), dinilai terlalu berat.

"Kalau menurut saya sih sama juga (dengan pendapat politikus PKS lainnya), terlau berat juga," ujar Menteri Sosial (Mensos) ini di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/12/2013).

Dia membandingkan vonis LHI dengan vonis yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta kepada Ahmad Fathanah.

"Karena si Fathanah sendiri yang memang otaknya semua bergerak di sana sini semua, bahkan menerima uang, kan belum sampai ke LHI ya, dia (Fathanah) lebih ringan, tapi namanya pengadilan," kata dia.

Seperti diketahui, pada Senin 9 Desember 2013, malam, majelis hakim menjatuhkan pidana selama 16 tahun penjara dengan denda Rp1 miliar kepada Luthfi Hasan, jika tidak dibayar diganti dengan penjara selama 1 tahun.

Majelis Hakim menilai, terdakwa juga dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan, bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

Luthfi dianggap melanggar pasal 3 huruf a,b,c dan pasal 6 Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang serta pasal 3 dan pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Majelis Hakim Tipikor vonis Luthfi Hasan 16 tahun penjara
Luthfi lanjutkan proses hukum dunia & akhirat
(maf)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved