Demokrat: KPU punya waktu cukup perbaiki DPT
Sabtu, 07 Desember 2013 - 18:05 WIB
Demokrat: KPU punya waktu cukup perbaiki DPT
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat mengapresiasi keterbukaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menyelesaikan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2014.
"Saya melihat apa yang dilakukan KPU saat ini sudah sangat transparan karena waktu mereka juga sudah sangat panjang dibanding pemilu yang lalu," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Nurpati di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12/2013).
Dengan waktu yang lama untuk membersihkan pemilih bermasalah, maka kesempatan itu diharapkan bisa digunakan Husni Kamil Manik cs untuk bekerjasama dengan pihak terkait membereskan persoalan itu.
"Mereka punya kesempatan KPU, Bawaslu, Kemendagri dan tentunya Kemenlu dalam hal ini Pokja PPLN punya waktu yang cukup untuk memperbaiki DPT," terangnya.
Lanjut dia, partai politik dinilai sudah cukup memberikan rekomendasi untuk KPU dalam membantu menyelesaikan masalah DPT salah satunya agar mereka terus mengecek ulang jumlah pemilih.
"Parpol sudah berikan rekomendasinya di setiap kali rapat pleno terbuka termasuk pernah diundang dan hadir dalam RDP Komisi II juga punya pendapat yang kompak bahwa KPU bersama dengan Bawaslu, Kemendagri dan PPLN harus mengecek ulang daftar pemilih," pungkasnya.
"Saya melihat apa yang dilakukan KPU saat ini sudah sangat transparan karena waktu mereka juga sudah sangat panjang dibanding pemilu yang lalu," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Nurpati di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12/2013).
Dengan waktu yang lama untuk membersihkan pemilih bermasalah, maka kesempatan itu diharapkan bisa digunakan Husni Kamil Manik cs untuk bekerjasama dengan pihak terkait membereskan persoalan itu.
"Mereka punya kesempatan KPU, Bawaslu, Kemendagri dan tentunya Kemenlu dalam hal ini Pokja PPLN punya waktu yang cukup untuk memperbaiki DPT," terangnya.
Lanjut dia, partai politik dinilai sudah cukup memberikan rekomendasi untuk KPU dalam membantu menyelesaikan masalah DPT salah satunya agar mereka terus mengecek ulang jumlah pemilih.
"Parpol sudah berikan rekomendasinya di setiap kali rapat pleno terbuka termasuk pernah diundang dan hadir dalam RDP Komisi II juga punya pendapat yang kompak bahwa KPU bersama dengan Bawaslu, Kemendagri dan PPLN harus mengecek ulang daftar pemilih," pungkasnya.
(ysw)