Cara Bawaslu atasi iklan politik

Jum'at, 06 Desember 2013 - 16:42 WIB
Cara Bawaslu atasi iklan...
Cara Bawaslu atasi iklan politik
A A A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) belum memutuskan iklan layanan di media yang diduga berbau iklan politik, merupakan pelanggaran politik.

Komisioner Bawaslu, Nasrullah mengakui, pihaknya akan menggunakan pendekatan aturan partai politik (parpol) sebagai peserta Pemilu 2014.

Di mana, cara mengidentifikasi itu adalah dengan seseorang yang beriklan di media itu secara resmi, telah terdaftar sebagai calon presiden (capres) di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kita dalami, apakah ada parpol yang lakukan pelanggaran terhadap upaya, baik terkait sisi iklan yang kira-kira dari sisi iklan memenuhi unsur aktifitas kampanye," kata Nasrullah, saat dihubungi wartawan, Jumat (6/12/2013).

Terhadap keputusan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), hal itu menjadi penilaian dan domain tersendiri bagi KPI dari sisi media. Menurutnya, acuan Bawaslu adalah memenuhi unsur kampanye atau tidak.

Sebab, kata dia, media memiliki aturannya sendiri. "Maka Bawaslu juga tentu harus menganalisa, lebih dalam dari sisi iklan yang dilakukan parpol," ujarnya.

Hampir senada dengan Nasrullah, Komisioner KPU, Ida Budhiati sebelumnya mengatakan, KPU tak bisa menilai iklan yang diduga iklan layanan politik di media itu bentuk kampanye parpol dan capres.

Ida mengatakan, belum ada satupun kontestan atau tokoh nasional yang resmi terdaftar sebagai capres di KPU. Sehingga, menurutnya, tak ada aturan yang dilanggar.

"Makanya perlu diperjelas definisi nyuri start yang dibilang itu apa? Kalau mereka belum terdaftar ya memang enggak ada aturan yang dilanggar," imbuhnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Hari Ini Prabowo Bertemu...
Hari Ini Prabowo Bertemu Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
Minat Gen Z Meningkat,...
Minat Gen Z Meningkat, Diaspora RI Hadirkan Ruang Belajar tentang Jepang
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved