Emir pertanyakan KPK tak pernah periksa Japan Bank

Kamis, 05 Desember 2013 - 14:19 WIB
Emir pertanyakan KPK...
Emir pertanyakan KPK tak pernah periksa Japan Bank
A A A
Sindonews.com - Yanuar P Wasesa kuasa hukum terdakwa kasus PLTU Tarahan Lampung, Izedrik Emir Moeis, merasa heran karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak pernah memeriksa pihak Japan Bank for International Corporation (JBIC).

Dia pun bertanya, apakah KPK merasa kesulitan untuk memeriksa. “Apakah dikarenakan JBIC adalah lembaga dunia yang kredibel sekelas dengan World Bank, IMF, IBRD, sehingga KPK sulit untuk memanggil mereka?," kata Yanuar usai sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2013).

Yanuar mendampingi Emir di persidangan dengan agenda pembacaan nota keberatan alias eksepsi kliennya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Menurutnya, keputusan pemenangan tender proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan ada di tangan JBIC. “Yang paling menentukan kemenangan di sini adalah JBIC,” imbuhnya.

Yanuar menekankan, kliennya sama sekali tidak pernah berhubungan dengan JBIC. Jika Emir ingin mengatur Alsthom sebagai pemenang, setidaknya menghubungi panita pengadaan PLTU Tarahan, Direksi PLN, Tepsco dan JBIC sendiri.

Bahkan, dia berkeyakinan tidak ada fakta yang menunjukkan bahwa politikus PDI Perjuangan itu terlibat dalam kasus PLTU Tarahan. Menurutnya, sangat tidak masuk Akal jika kliennya dituduh memanfaatkan wewenangnya sebagai anggota DPR.

Untuk itu, Yanuar meminta KPK meminta keterangan dari piha lain yang diduga terlibat dalam proses tender. Dia merasa aneh dengan dakwaan jaksa KPK kepada kliennya. “Dalam dakwaan tidak sedikit pun menyinggung soal panita pengadaan, PLN, Tepsco dan JBIC. Sementara, yang selalu disebut sebut hanya pihak Alsthom,” tukas Yanuar.

Nama Purnomo Yusgiantoro muncul di dakwaan Emir Moeis
(maf)
Berita Terkait
KPK Ciduk Crazy Rich...
KPK Ciduk 'Crazy Rich' Samin Tan di Kafe Kawasan MH Thamrin Jakarta
Eni Maulani Saragih...
Eni Maulani Saragih Lunasi Uang Pengganti Kasus Korupsi PLTU Riau-1 Rp5 Miliar
Halim Kalla, Adik JK...
Halim Kalla, Adik JK Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan PLTU
Polri Cegah Halim Kalla...
Polri Cegah Halim Kalla Keluar Negeri Terkait Dugaan Korupsi PLTU
PLTU Barru OMU Berkomitmen...
PLTU Barru OMU Berkomitmen Catatkan Performa Optimal
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved