Anas: Ruhut lebih populer ketimbang Konvensi Demokrat

Rabu, 04 Desember 2013 - 14:55 WIB
Anas: Ruhut lebih populer...
Anas: Ruhut lebih populer ketimbang Konvensi Demokrat
A A A
Sindonews.com - Konvensi penjaringan calon presiden Partai Demokrat yang tak lahi terdengar hingar-bingarnya turut menyita perhatian mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Padahal, awalnya dipandang langkah yang diambil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu merupakan terobosan politik yang rasional.

"Konvensi bertujuan untuk membangun citra politik baru bagi PD: terbuka dan aspiratif dalam rekruitmen capres. #cawapressby," kicau Anas melalui akun Twitter pribadinya @anasurbaningrum, Rabu (4/12/2013).

Menurutnya, Konvensi Demokrat juga diharapkan menjadi dongkrak elektabilitas. Peserta konvensi "berjibaku" untuk menaikkan elektabilitas Partai Demokrat.

"Kesebelasan (11 tokoh) dan segenap energinya diharapkan menjadi turbin pemutar mesin elektabilitas PD. #cawapressby," lanjut Anas.

Namun, ia menilai, dalam kenyataannya harapan itu tampaknya sulit diwujudkan. Berbagai survei menunjukkan elektabilitas para peserta Konvensi Demokrat masih jauh dari harapan.

"Angka elektabilitas PD belum naik. Survei LSI dan CSIS misalnya, menunjukkan angka PD malah turun. #cawapressby," kata dia.

Selain itu, lanjut Anas, konvensi belum berhasil menjadi magnit politik yang menarik. Malah beberapa tokoh menolak ikut menjadi peserta konvensi.

"Pemberitaan tentang konvensi tidak seperti dulu Konvensi Golkar. Memang agak beda konvensi Demokrat dan Golkar. #cawapressby," pungkasnya.

Bahkan, tambah Anas, berita tentang penolakan terhadap penunjukan Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III menggantikan Gede Pasek Suardika masih lebih populer ketimbang Konvensi Partai Demokrat.

"Bahkan misalnya, pemberitaan tentang Bang Ruhut di Komisi 3 lebih menonjol ketimbang berita konvensi. #cawapressby," pungkas anggota KPU ini.

Baca berita:
83% masyarakat tak tahu Konvensi Capres Demokrat
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
Menangkan Praperadilan...
Menangkan Praperadilan soal Penangkapan, Roy Suryo Kian Pede Jalani Sidang Praperadilan Kedua
Menhut Raja Antoni:...
Menhut Raja Antoni: Hutan Jadi New Engine of Green Growth, Pembangunan-Kelestarian Harus Berjalan Seiring
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Infografis
Menkes: Laki-laki Celananya...
Menkes: Laki-laki Celananya Ukuran 33 Lebih Cepat Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved