Berharap Pemilu 2014 hasilkan pemerintahan yang stabil

Senin, 02 Desember 2013 - 09:32 WIB
Berharap Pemilu 2014...
Berharap Pemilu 2014 hasilkan pemerintahan yang stabil
A A A
Sindonews.com - Sekira 80 mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok dengan seksama mengikuti seminar yang diselenggarakan di ruang serbaguna KBRI Beijing bertajuk: ‘Meretas Pemilu 2014’, pada Minggu 1 Desember 2013 sore. Mayoritas peserta seminar adalah para calon pemilih pertama pada Pemilu 2014 yang akan datang.

Seminar yang diprakarsasi PPI Tiongkok itu menghadirkan tiga pembicara yaitu Minister Counsellor Sugeng Wahono yang juga merangkap Ketua PPLN Beijing, Peneliti dari Departemen Politik dan Hubungan Luar Negeri CSIS Alexandra Retno Wulan, serta Direktur Eksekutif CSIS Rizal Sukma.

Dalam sambutan pembukaannya, Dubes RI Imron Cotan menyampaikan arti penting Pemilu 2014 yang akan menggantikan pemerintahan yang telah berjalan 10 tahun berturut-turut, dan tidak terkena impeachment.

“Tanpa disadari, pasca reformasi, Pemerintah RI di bawah kepemimpinan Presiden SBY termasuk yang terstabil,” kata Imron seperti dikutip dari laman setkab.go.id, Senin (2/12/2013).

Ia berharap, pemerintah yang akan muncul sebagai hasil Pemilu 2014 juga akan stabil, sehingga tercipta kesinambungan yang sangat dibutuhkan untuk menciptakan pemimpin baru, era baru, visi baru Indonesia dimana seluruh rakyat sama-sama merasa memiliki NKRI.

"Dalam konteks inilah arti penting para mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di RRT untuk sepenuhnya menggunakan hak pilih mereka harus dilihat,” tuturnya.

Sementara dalam paparannya, Sugeng Wahono kembali menjelaskan tahapan-tahapan penyelenggaraan Pemilu 2014 dan sebagai Ketua PPLN telah melakukan sosialisasi pemilu di lima kota yang menjadi wilayah akreditasi KBRI Beijing. PPLN disebutkan oleh Sugeng Wahono telah pula mampu menyusun daftar pemilih.

Sangat menarik untuk disimak, Alexandra Retno Wulan memaparkan hasil survei CSIS terakhir tentang potensi yang dimiliki oleh para calon Presiden RI dan partai politik peserta Pemilu 2014.

Hasil final survei CSIS tersebut akan dipublikasikan segera dan diharapkan kesimpulan-kesimpulannya akan mendekati hasil Pemilu 2014 yang akan datang, mengingat metode yang dipergunakan oleh CSIS tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Secara umum dapat disampaikan bahwa hasil-hasil dari survei yang diselenggarakan oleh CSIS tersebut juga berputar di sekitar analisis yang berkembang di tanah air.

Direktur Eksekutif CSIS Rizal Sukma, dalam paparannya menyampaikan serangkaian langkah-langkah strategis yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah baru hasil Pemilu 2014 agar Indonesia, sebagai middle power, mampu berpartisipasi di dalam global governance serta turut mempengaruhi pengambilan keputusan baik pada tataran regional, maupun global.

Untuk itu, menurut Rizal Sukma, terdapat kebutuhan bagi pemerintah baru hasil Pemilu 2014 untuk melakukan serangkaian penajaman prioritas dan pelaksanaan politik luar negeri, yaitu turut mendorong terbentuknya free trade agreement dengan tetap menekankan aspek keadilannya (fair trade).

Lalu menekankan arti penting kerja sama di bidang energi, investasi, dan sumber-daya alam; konsisten menjadikan ASEAN sebagai landasan untuk membangun (building block) konektivitas multilateral; dan turut membangun aliansi middle power dengan tujuan untuk juga mempengaruhi global governance.

Selain itu memperkuat pelayanan dan perlindungan warga; meluaskan dan memperkokoh infrastruktur diplomasi, sehingga penyelenggaraan diplomasi dan politik luar negeri Indonesia tidak terkendala sumber daya dan sumber dana seperti yang dikeluhkan sejumlah Perwakilan RI di luar negeri.

Seminar ditutup dengan sesi tanya-jawab yang diwarnai dengan pertanyaan-pertanyaan kritis dari para mahasiswa tentang penyelenggaraan dan prediksi hasil Pemilu 2014 serta tentang landasan dan arah hubungan bilateral Indonesia-RRT.

Baca berita:
Apatisme politik melonjak di Pemilu 2014
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved