KPU kebingungan tentukan sistem untuk Caleg DPD

Senin, 25 November 2013 - 17:15 WIB
KPU kebingungan tentukan...
KPU kebingungan tentukan sistem untuk Caleg DPD
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kebingungan menentukan apakah calon legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) akan sama seperti Caleg DPR RI dengan sistem nomor urut atau tetap menggunakan abjad pada surat suara Pemilu 2014.

Pasalnya, KPU masih harus mengonsultasikan terlebih dahulu kepada Komisi II DPR RI, terkait pemberian nomor urut untuk Caleg DPD.

"Draft Peraturan KPU (PKPU) nya sudah ada, kami akan konsultasi dengan Komisi II DPR mengenai ini," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, di Kantor KPU, Selasa (25/11/2013).

Sebab, menurut Hadar, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 menyebutkan bahwa model surat suara Caleg DPD menggunakan huruf abjad.

Akan tetapi, kata Hadar, menyadari kebutuhan nomor urut dari caleg DPD. Oleh karena itu, seluruh caleg DPD mengusulkan pemberian nomor urut.

"Pertanyaannya kalau sudah diurutkan berdasarkan abjad, kemudian dikasih nomor urut boleh enggak? Undang-undang kan enggak bilang," ujarnya.

Menjadi masalah kemudian, lanjut Hadar, jika harus mengikuti permintaan para Caleg DPD dengan menggunakan sistem nomor urut, pihaknya harus merubah Peraturan KPU terkait pencalonan anggota DPD.

"Kalau itu kami jalankan kami harus merubah peraturan, dan itu harus konsultasi dengan DPR," Jelas dia.

Baca berita:
Sosmed buat caleg malas blusukan
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved