KPK yakin JK tahu banyak soal kasus Century
Sabtu, 23 November 2013 - 15:59 WIB
KPK yakin JK tahu banyak soal kasus Century
A
A
A
Sindonews.com - Usai memberi sambutan pada acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) V Partai Golkar, di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, memberikan keterangan hasil pemeriksaan Jusuf Kalla (JK), sebagai saksi terkait kasus mega skandal Bank Century.
Menurut Samad, JK adalah orang yang dianggap mengetahui kasus Century. Sehingga, pemeriksaan yang dilakukan terhadap JK kemarin, untuk menggali keterangan pengembangan kasus.
"Kami periksa Pak Jusuf Kalla kemarin, karena kami yakin Jusuf Kalla tahu banyak, tentang kasus Century ini," ujar Samad, di Hotel Luwansa, Jakarta, Sabtu (23/11/2013).
Pemeriksaan terhadap mantan Wakil Presiden itu, dilakukan untuk membuka tabir dalang dibalik bailout sebesar Rp6,7 triliun tersebut. "Agar kami bisa mengungkap tokoh intelektual dari kasus ini," ujarnya.
Samad mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap JK, KPK banyak mendapatkan keterangan yang cukup signifikat untuk mengungkap kasus tersebut.
Menurutnya, keterangan JK untuk melengkapi berkas keterangan saksi-saksi lain. "Karena keterangan yang berdiri sendiri, tanpa didukung fakta-fakta lain belum bisa dikatakan sebagai alat bukti yang sempurna," paparnya.
Baca keanehan skandal century versi JK.
Menurut Samad, JK adalah orang yang dianggap mengetahui kasus Century. Sehingga, pemeriksaan yang dilakukan terhadap JK kemarin, untuk menggali keterangan pengembangan kasus.
"Kami periksa Pak Jusuf Kalla kemarin, karena kami yakin Jusuf Kalla tahu banyak, tentang kasus Century ini," ujar Samad, di Hotel Luwansa, Jakarta, Sabtu (23/11/2013).
Pemeriksaan terhadap mantan Wakil Presiden itu, dilakukan untuk membuka tabir dalang dibalik bailout sebesar Rp6,7 triliun tersebut. "Agar kami bisa mengungkap tokoh intelektual dari kasus ini," ujarnya.
Samad mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap JK, KPK banyak mendapatkan keterangan yang cukup signifikat untuk mengungkap kasus tersebut.
Menurutnya, keterangan JK untuk melengkapi berkas keterangan saksi-saksi lain. "Karena keterangan yang berdiri sendiri, tanpa didukung fakta-fakta lain belum bisa dikatakan sebagai alat bukti yang sempurna," paparnya.
Baca keanehan skandal century versi JK.
(stb)