Gerakan civil society pengaruhi peta politik Indonesia

Sabtu, 23 November 2013 - 14:21 WIB
Gerakan civil society...
Gerakan civil society pengaruhi peta politik Indonesia
A A A
Sindonews.com - Gerakan civil society semakin menunjukkan pengaruhnya, dalam peta perpolitikan nasional. Hal itu diungkapkan Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro.

Menurutnya, gerakan masyarakat sipil tersebut, dinilai semakin menonjol, khususnya dalam mengutarakan calon-calon pemimpin.

Pelaksanaan Pemilu 2014 pun, lanjutnya, bisa berubah dengan adanya desakan dan dorongan dari civil society.
Contoh nyata, adalah evaluasi kerja sama KPU dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

"Jadi kalau civil society cerdas, mereka enggak berani. Kalau sipil society ignore (abai), mereka akan jalan," katanya di Jakarta, Sabtu (23/10/2013).

Siti pun optimis, dengan semakin besarnya desakan dan kekuatan civil society, pelaksaan pemilu bisa diselamatkan dari tangan-tangan yang ingin bermain kotor, untuk meraih kekuasaan.

Politikus atau elite-elite partai yang korup, susah untuk menghindar dan tidak dipilih. Karena berkat dukungan media, perilaku korup tersebut tersiar ke masyarakat.

"Jadi saya masih optimis, karena tidak ada yang kebal terhadap teriakan kita. Sejak 1999, kekebalan atau imunitas itu menurun yang dimiliki oleh para pejabat. Karena setiap lima tahun, mereka akan dipenalti (melalui pemilu)," ujar dia.

Menurut Siti, pemilu seharusnya membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses dan hasil pemilu. Sehingga, apa saja yang membuat publik tidak percaya, harus dievaluasi.

"Pemilu tidak boleh menciptakan ketidak percayaan publik, terhadap penyelenggara negara," imbuh dia.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Masa Depan Politik di...
Masa Depan Politik di Indonesia: Politik Dinasti?
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Demokrasi Indonesia...
Demokrasi Indonesia Dinilai Masih Diwarnai Politik Identitas
Politik Santuy atau...
Politik Santuy atau Politik Baperan
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Crab Mentality Penggerus...
Crab Mentality Penggerus Soliditas Bangsa
Berita Terkini
Sastra Indonesia Mendunia:...
Sastra Indonesia Mendunia: Karya Denny JA Segera Hadir dalam 35 Bahasa
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Kejagung Perintahkan...
Kejagung Perintahkan Kepala Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
Pertemuan Kapolri, Panglima...
Pertemuan Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Tegaskan Aparat Tetap Solid
Bacakan Duplik, Polda...
Bacakan Duplik, Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tetap Minta Praperadilan Roy Suryo Ditolak
KPK Diminta Supervisi...
KPK Diminta Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Mantan Jampidsus demi Integritas Penegakan Hukum
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved