Menlu RI disebut mirip bintang porno, DPR berang

Kamis, 21 November 2013 - 10:01 WIB
Menlu RI disebut mirip...
Menlu RI disebut mirip bintang porno, DPR berang
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi I DPR, Ramadhan Pohan alias Rampo, mengaku heran terhadap sikap Pemerintah Australia yang enggan meminta maaf, namun justru mempertajam konflik hubungan antar kedua negara.

Terakhir, pernyataan penasihat senior di Partai Liberal, Mark Textor yang menyebut Menteri Luar Negeri (Menlu), Marty Natalegawa mirip bintang porno melalui jejaring sosial, membuat Rampo berang.

"Australia sok penting. Heran apa sih yang membuat Aussie seolah hebat, jumawa, egois dan kepala batu? Mestinya Canberra ngaca," tegasnya melalui pesan singkat, Kamis (21/11/2013).

Ia pun mendesak Perdana Menteri (PM) Australia, Tony Abbot untuk memecat Textor atas ucapannya tersebut. "Sudah jelas-jelas salah, eh malah menambah pelecehan kepada Indonesia. Textor harus dipecat. Ini ujian bagi PM Abbot, apakah lebih mementingkan egoisnya atau bilateral dengan Indonesia?," terangnya.

Politikus Partai Demokrat ini menambahkan, atas kejadian belakangan ini hubungan Indonesia dengan Australia tak mesra seperti dahulu. "Banyak yang hilang kepercayaan pada Aussie. Ini harga mahal yang harus dibayar pemerintah Abbot," pungkasnya.

Sebelumnya, Mark Textor, salah seorang penasihat senior Australia dari Partai Liberal yang dipimpin Abbott, menyerang secara langsung Marty Natalegawa dalam akun twitternya. Textor menyebut Marty seperti bintang film porno era tahun 1970-an.

"Seorang pria yang memiliki tampang seperti bintang film porno era tahun 1970 an menuntut Australia melayangkan permintaan maaf," tweet Mark Textor dalam akun twitternya.

Dalam tweet berbeda, Textor juga menyidir Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Kepala negara macam apa itu, berkomunikasi dengan kepala negara lain lewat twitter FFS? SBY," tweet Textor.

Berita terkait:
Penasihat senior Australia ejek Menlu RI.
(maf)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved