Badan POM ngaku lakukan pengawasan komprehensif

Rabu, 20 November 2013 - 23:29 WIB
Badan POM ngaku lakukan...
Badan POM ngaku lakukan pengawasan komprehensif
A A A
Sindonews.com - Kepala Biro Hukum dan Humas Badan POM Budi Djanu Purwadi mengaku, selama ini Badan POM melakukan pengawasan yang komperhensif, dengan melakukan pengawasa sebelum produk (pre market) itu beredar, dan sesudah produk itu beredar (pos market).

Menurut dia, untuk jamu tradisional tetap dilakukan mekanisme pre market, dan pos market. Dia menjelaskan, sebelum obat-obatan tradisional diproduksi lalu diedarkan, Badan POM melakukan penilaian seperti manfaat obat, mutu obat dan keamananya.

Setelah obat tradisional itu lulus uji dan siap dipasarkan, lanjutnya, maka Badan POM tetap melakukan pengamanan, dan pengawasa pada tingkat pos market.

"Pada obat-obatan yang dipasaran, kami beli samplingnya. Lalu kami lakukan uji laboratorium. Jika hasilnya terdapat bahan kimia obat atau obat terlarang, maka akan kami tindak secara hukum," kata dia saat dihubungi KORAN SINDO, Rabu (20/11/2013).

Budi tidak menafikan bahwa memang ada oknum nakal, yang mempermainkan bahan obat kimia di dalam racikan jamu. Hal ini dikarenakan, bahan-bahan jamu yang diuji dan dicantumkan dalam komposisi tidak sesuai dengan apa yang ditemukan.

Maka, jika terjadi kekeliruan, Badan POM langsung memberikan sanksi pidana atau sanksi administrasi.

"Kemungkinan nomor yang mereka cantumkan fiktif atau tidak jelas. Tapi jika benar tertera nomor ijin Badan POM, maka kami langsung tindak tegas," ucapnya.

Setiap harinya, lanjut dia, petugas lapangan melakukan tugasnya untuk memeriksa dan menemukan obat-obat untuk dilakukan pemeriksaan, apakah terdapat bahan kimia di dalam obat tersebut. Untuk itu pemeriksaan pos market berjalan setiap hari, sampai tingkat provinsi.

"Badan POM kerjanya mencakup kabupaten/kota bersangkutan. Maka sesuai tugas kami pengawasan terus kami tingkatkan," tegasnya.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Pabrik Obat-obatan Ilegal...
Pabrik Obat-obatan Ilegal Digerebek Polisi di Malang, Temuannya Mengejutkan
Menelusuri Jejak Penggunaan...
Menelusuri Jejak Penggunaan Obat-obatan di Gua Afrika 15.000 Tahun Lalu
Kebutuhan Meningkat,...
Kebutuhan Meningkat, Indonesia Masih Impor Albumin dari Luar Negeri
Obat Vertigo yang Bisa...
Obat Vertigo yang Bisa Dibeli di Apotek, Apa Saja? Ini Daftarnya
BPOM Semarang Musnahkan...
BPOM Semarang Musnahkan Ribuan Dus Obat-obatan Tradisional Ilegal Senilai Rp230 Juta
Obat Diabetes Metformin...
Obat Diabetes Metformin Aman untuk Ginjal, Ini Bukti Penelitiannya
Berita Terkini
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved