Kerugian Australia bila putus diplomatik dari Indonesia

Rabu, 20 November 2013 - 11:18 WIB
Kerugian Australia bila...
Kerugian Australia bila putus diplomatik dari Indonesia
A A A
Sindonews.com - Indonesia tidak akan mendapatkan banyak kerugian bila memutuskan hubungan diplomatik dengan Australia, hal itu disampaikan anggota Komisi III DPR, Eva Kusuma Sundari.

Kata dia, kerugian yang pertama didapatkan Australia ialah informasi mengenai terorisme di mana Indonesia lebih ahli dari negeri Kangguru itu.

"Jangan salah ya, Australia itu amat tergantung ke RI sebenarnya. Jadi, sepatutnya kita tidak usah nyali kecil. Pertama soal terorisme, RI lebih ahli dibanding Australia, mereka hanya user. Mereka amat butuh informasi dari RI," kata Eva saat dihubungi, Rabu (20/11/2013).

Kerugian selanjutnya adalah, persoalan imigran yang dikenal manusia kapal dan hingga kini belum mampu dituntaskan oleh Australia. "Kedua, soal people boat atau imigran yang merupakan main concern pemerintah liberal saat ini. RI selama ini dipakai sebagai tanggul untuk menahan gelombang imigran," terangnya.

Kata dia, Indonesia juga tidak akan rugi bila putus hubungan dengan Australia termasuk di bidang investasi dan pangan seperti ketersediaan daging sapi. "Investor terbesar kita masih Jepang, Amerika dan China. Kita juga bisa setop impor daging Australia dan beralih ke India. Syukur-syukur genjot produksi dalam negeri," ungkapnya.

"Jadi, secara realitas, RI tidak begitu tergantung ke Australia malah yang terjadi sebaliknya. Ini soal keseriusan pemerintah untuk menegakkan marwah RI," pungkasnya.

Baca berita:
Pernyataan PM Australia ditanggapi sinis oleh Istana
(maf)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved