Media sosial efektif pantau pelanggaran pemilu

Senin, 18 November 2013 - 16:22 WIB
Media sosial efektif...
Media sosial efektif pantau pelanggaran pemilu
A A A
Sindonews.com - Memantau proses tahapan pemilu bisa dilakukan dengan beragam cara, salah satunya dengan memanfaatkan media jejaring sosial atau internet untuk menjangkau semua wilayah di Indonesia.

Peneliti Jaringan Pemilih dan Pendidikan Indonesia (JPPR) Masykuruddin Hafidz mengaku, pemantauan proses pelaksanaan pemilu yang berbasis di dunia maya dinilai sangat efektif.

"JPPR sudah melakukan hal tersebut, misalnya kami memotret pelanggaran alat peraga yang dilakukan oleh caleg maupun partai politik," kata Masykur dalam sebuah dialog publik di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta, Senin (18/11/2013).

Dilanjutkan dia, pihaknya telah melakukan langkah pementauan terhadap pelanggaran alat peraga di beberapa titik di Ibu Kota Jakarta, semisal Manggarai, Setiabudi, dan sebagainya.

Masykur mengaku selama proses pemantauan tersebut ia bersama dengan tim masih menemukan banyak alat peraga yang masih bertebaran di berbagai tempat umum. Selain itu, banyak spanduk dan pamflet yang terpasang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetepkan oleh KPU berdasarkan PKPU No. 15 tahun 2013 tentang pedoman berkampanye

Menurutnya, langkah yang dilakukan tersebut terbilang efektif. Sebab upaya pemantauan terhadap alat peraga tersebut mampu membuat jera caleg yang nakal.

Jadi setelah kami potret pelanggaran tersebut, kami sebar di Twitter dan Facebook. Dan banyak komentar dari pengguna media sosial, jelang tiga hari spanduk tersebut sudah diturunkan oleh caleg maupun partai politik yang bersangkutan," jelas Masykur.

Hanura sayangkan aturan KPU soal kampanye
(lal)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Infografis
Rezim Zelensky Panik,...
Rezim Zelensky Panik, Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved