KPU Kaltim temukan 125.801 data invalid

Jum'at, 15 November 2013 - 13:28 WIB
KPU Kaltim temukan 125.801...
KPU Kaltim temukan 125.801 data invalid
A A A
Sindonews.com - Dalam penetapan daftar pemilih tetap (DPT), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur (Kaltim) menemukan banyak data invalid. Tercatat, ada 125.801 Nomor Induk Kependudukan (NIK) invalid, ditemukan dalam DPT Kaltim.

NIK Invalid banyak ditemukan di daerah pedalaman, dan kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia. Sementara untuk kawasan perkotaan, NIK invalid ditemukan dari data penghuni lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

Masalah NIK invalid banyak ditemukan di Kabupaten Kutai Barat dan kawasan Kalimantan Utara, yang berbatasan dengan Malaysia.

“Sebagian daerah seperti Kabupaten Malinau dan Nunukan, masyarakatnya masih menggunakan KTP Kuning atau KTP seumur hidup. Mereka juga belum melakukan perekaman e-KTP. Meski namanya masuk dalam DPT, namun NIK tetap invalid lantaran tidak sesuai,” kata Komisioner KPU Kaltim Baequni kepada wartawan, Kamis (14/11/2013).

Selain itu, tambah Baequni, Kalimantan Utara seperti Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung banyak dihuni tenaga kerja asal Malaysia. Dengan alasan geografis, mereka enggan melakukan perekaman e-KTP.

“Mereka mengatakan kalau untuk melakukan perekaman e-KTP di kecamatan, atau kabupaten harus menempuh jarak yang jauh,” katanya.

Dia menambahkan, bukan hanya persoalan TKI dan KTP saja yang mempengaruhi NIK invalid, masalah lain adalah banyaknya pekerja pendatang di perusahaan-perusahaan tambang dan perkebunan sawit.

“Ini masalah bagi KPU kabupaten/kota. Tapi hampir di semua tempat menghadapi masalah yang sama. Ada yang tidak punya KTP, transmigran hingga persoalan kelompok nomaden. Bahkan beberapa orang, ada yang mengaku malas mengurusi KTP tapi mendaftarkan diri dalam DPT,” katanya.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
AS Bombardir ISIS, Trump:...
AS Bombardir ISIS, Trump: Kami akan Temukan dan Membunuhmu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved