Politikus Demokrat tak setuju jika KPK periksa Ibas
Kamis, 14 November 2013 - 19:54 WIB
Politikus Demokrat tak setuju jika KPK periksa Ibas
A
A
A
Sindonews.com - Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus proyek Sport Center Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Usai diperiksa, Ruhut langsung "pasang badan" untuk Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Ruhut menilai Ibas tidak perlu diperiksa penyidik KPK.
"Jadi kalau Mas Ibas itu enggak ada kaitan," kata Ruhut usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (14/11/2013).
Jika KPK ingin menelusuri aliran dana Hambalang ke Kongres Demokrat 2010 lalu, pihak mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menganjurkan KPK untuk memeriksa Ibas.
Menurut Ruhut, meskipun sebagai SC (Steering Commite) saat Kongres Demokrat di Bandung, Ibas hanya mengurusi masalah materi kongres. Ruhut juga membantah, Ibas masuk dalam tim pemenangan Anas.
"Teknis itu ketua organisasi komite (OC) Mas Didik, SC itu materi, beda. Apa lagi kalau ditanya siapa tim sukses Mas Anas sebagai ketum, Mas Ibas itu bukan tim sukses loh," tukasnya.
Baca berita:
Pasek minta KPK tak mengurusi Ormas PPI
Usai diperiksa, Ruhut langsung "pasang badan" untuk Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Ruhut menilai Ibas tidak perlu diperiksa penyidik KPK.
"Jadi kalau Mas Ibas itu enggak ada kaitan," kata Ruhut usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (14/11/2013).
Jika KPK ingin menelusuri aliran dana Hambalang ke Kongres Demokrat 2010 lalu, pihak mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menganjurkan KPK untuk memeriksa Ibas.
Menurut Ruhut, meskipun sebagai SC (Steering Commite) saat Kongres Demokrat di Bandung, Ibas hanya mengurusi masalah materi kongres. Ruhut juga membantah, Ibas masuk dalam tim pemenangan Anas.
"Teknis itu ketua organisasi komite (OC) Mas Didik, SC itu materi, beda. Apa lagi kalau ditanya siapa tim sukses Mas Anas sebagai ketum, Mas Ibas itu bukan tim sukses loh," tukasnya.
Baca berita:
Pasek minta KPK tak mengurusi Ormas PPI
(kri)