Kuasa hukum Anas berharap KPK berlaku adil

Selasa, 12 November 2013 - 17:00 WIB
Kuasa hukum Anas berharap...
Kuasa hukum Anas berharap KPK berlaku adil
A A A
Sindonews.com - Firman Wijaya, Kuasa Hukum mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, belum ada pemanggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kliennya itu.

Menurut Firman, Anas pasti siap diperiksa oleh penyidik KPK, apalagi sejak awal sudah kooperatif. Dia berharap KPK juga terbuka dalam penyidikan yang menyeret kliennya tersebut.

"Anas siap pemeriksaan, hanya buat saya justice is fairness itu saja, kita harapkan tidak ada ditutup terkait Anas," kata Firman di KPK, Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Firman menegaskan, jika KPK mau menyelidiki aliran dana Hambalang ke Kongres Partai Demokrat, KPK harus adil dalam melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Bahkan Firman menyebutkan, Anas dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) satu paket, meskipun tidak meminta KPK untuk memeriksa SBY.

"Kalau menyangkut kongres, Anas dan Pak SBY itu satu paket, jadi yang adil saja pemeriksaannya. Kan tidak ada special treatment (perlakuan khusus) terhadap proses hukum," pungkasnya.

Berita korupsi Hambalang, KPK urung periksa SBY dan Ibas.
(maf)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved