Bawaslu anggarkan dana pengawasan tembus RP2,5 T
Senin, 11 November 2013 - 19:04 WIB
Bawaslu anggarkan dana pengawasan tembus RP2,5 T
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah mengajukan anggaran untuk tugas pengawasan pemilihan umum (pemilu) mencapai Rp2,5 triliun. Anggaran tersebut juga masuk dalam padu anggaran sepanjang tahun 2013.
Sekretariat Jenderal (Setjen) Bawaslu, Gunawan Suswantoro mengatakan, anggaran tersebut telah disetujui pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Menurutnya, dana tersebut termasuk untuk pembiayaan tahapan pegawasan pemilu dilapangan atau Panitia Pengawas Lapangan (PPL). "Itu saja masih kekurangan dua bulan PPL.Tapi sudah dapat persetujuan Menkeu, tapi belum cair sampai sekarang," kata Gunawan, di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2013).
Gunawan melanjutkan, pihaknya telah memprioritaskan anggaran itu untuk kepentingan pengawas pemilu dilapangan. Tetapi, kata dia, anggaran tersebut selalu turun setiap dua bulan sekali.
"Saya mengajukan lagi anggaran untuk PPL ternyata hanya dikasih tambahan dua bulan lagi yakni untuk Oktober November (2013) tapi itu juga belum cair," ujarnya.
Namun begitu, Gunawan menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Kemenkeu agar anggaran tersebut lekas keluar. Berikutnya, kata dia akan digunakan untuk pengoperasionalan di lapangan. "Mudah-mudahan minggu ini dan minggu depan cair," imbuhnya.
Berita terkait:
Demokrat ingatkan Bawaslu soal mobil mewah.
Sekretariat Jenderal (Setjen) Bawaslu, Gunawan Suswantoro mengatakan, anggaran tersebut telah disetujui pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Menurutnya, dana tersebut termasuk untuk pembiayaan tahapan pegawasan pemilu dilapangan atau Panitia Pengawas Lapangan (PPL). "Itu saja masih kekurangan dua bulan PPL.Tapi sudah dapat persetujuan Menkeu, tapi belum cair sampai sekarang," kata Gunawan, di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2013).
Gunawan melanjutkan, pihaknya telah memprioritaskan anggaran itu untuk kepentingan pengawas pemilu dilapangan. Tetapi, kata dia, anggaran tersebut selalu turun setiap dua bulan sekali.
"Saya mengajukan lagi anggaran untuk PPL ternyata hanya dikasih tambahan dua bulan lagi yakni untuk Oktober November (2013) tapi itu juga belum cair," ujarnya.
Namun begitu, Gunawan menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Kemenkeu agar anggaran tersebut lekas keluar. Berikutnya, kata dia akan digunakan untuk pengoperasionalan di lapangan. "Mudah-mudahan minggu ini dan minggu depan cair," imbuhnya.
Berita terkait:
Demokrat ingatkan Bawaslu soal mobil mewah.
(maf)