Amerika & Australia diduga menyadap kondisi politik Indonesia

Jum'at, 08 November 2013 - 07:10 WIB
Amerika & Australia...
Amerika & Australia diduga menyadap kondisi politik Indonesia
A A A
Sindonews.com - Hasil penyadapan yang dilakukan oleh Pemerintah Amerika dan Asutralia terhadap Indonesia, diduga mengenai kondisi perpolitikan di Indonesia. Hal itu diungkapkan pengamat intelijen Nuning Kertopati.

Politikus Partai Hanura ini mengaku, kendati tidak tahu secara pasti apa hasil penyadapan yang dilakukan oleh kedua negara tersebut. Namun, Nuning menduga hasil penyadapan tersebut berkenaan dengan mekanisme dan isi politik di Indonesia secara integral.

"Secara pasti yang disadap saya tidak tahu pasti. Tapi berkenaan dengan mekanisme dan isi politis dan lain-lain secara integral pastinya," kata Nuning kepada Sidnonews melalui pesan singkatnya, Kami, 7 November 2013.

Dia mengaku, Pemerintah Indonesia harus memperhatikan kebutuhan, untuk meningkatkan alutsita intelijen di tanah air.

"Artinya, Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dan Badan Intelijen Negara (BIN) serta institusi intel di Indonesia membutuhkan peningkatan alutsita tersebut," katanya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, ada dugaan skandal operasi spionase Amerika Serikat, meluas hingga ke Asia termasuk Indonesia. AS diduga melakukan penyadapan dengan menggunakan alat yang terpasang di Kedutaan Besar AS, di Jakarta.

Hal itu terungkap dari bocoran dokumen milik bekas kontraktor National Security Agency (NSA) Edward Snowden. Mengutip laporan media Australia, smh.com.au, dari bocoran Snowden terungkap, fasilitas penyadapan AS sebanyak 90 titik yang tersebar di seluruh dunia.

Untuk wilayah, Asia Tenggara, berbagai alat penyadapan AS diduga terpasang di Kedutaan Besar di Jakarta, Kuala Lumpur, Bangkok, Phnom Penh dan Yangon.

Baca juga Indonesia tidak butuh penduta dan penista.
(stb)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved