Hartati klaim tidak menyuap Bupati Buol

Kamis, 07 November 2013 - 15:29 WIB
Hartati klaim tidak...
Hartati klaim tidak menyuap Bupati Buol
A A A
Sindonews.com - Pemilik PT Hardaya Inti Plantation (HIP) Siti Hartati Murdaya mengatakan, perusahaannya tidak berkepentingan untuk mengurus izin baru perkebunan kelapa sawit di Buol.

Menurutnya, sangat tidak masuk akal jika dituding melakukan suap kepada Bupati Buol Amran Batalipu. “Perusahaan saya dalam posisi tidak berkepentingan mengurus izin baru, sehingga enggak masuk akal kalau disebut saya berkepentingan menyuap,” kata Hartati, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (7/11/2013).

Hartati dihadirkan ke Tipikor sebagai saksi untuk terdakwa Totok Lestiyo, mantan anak buahnya. Dalam kesaksiannya, Hartati menegaskan tidak pernah menyuruh Totok untuk memberikan uang. Pasalnya, hal itu murni inisiatif Totok.

Menurut Hartati, perusahannya sudah mendapatkan izin lokasi sebelum tahun 1998. Saat ini diberikan hak atas lahan seluas 75 ribu hektare. Dia keukeuh mengatakan, tidak benar menyuap Bupati untuk memperoleh ijin baru.

Dia menjelaskan, berdasarkan Keputusan Kepala BPN/Menteri Agraria yang membatasi luasan HGU sampai 20 ribu hektare berlaku tahun 1999. Apalagi, keputusan itu secara hirarki masih di bawah Undang-undang tentang Penanaman Modal, yang menjadi dasar diberikannya izin kepada PT HIP seluas 75 ribu hektare.

"Apalagi PT HIP telah melaksanakan pembangunan kebun dan pabrik pengolahan kelapa sawit, pembukaan jalan ribuan kilometer, pembangunan sarana pelabuhan untuk pengapalan CPO dan berbagai sarana penunjang lainnya," imbuhnya.

Dia menegaskan, sudah mendapat izin lengkap sehingga tidak perlu mengurus izin baru untuk memaksakan kehendak memperoleh Hak Guna Usaha (HGU) lebih dari 20 ribu hektare. "Saya tegaskan lagi, karena perizinan saya sudah lengkap. Jadi tidak perlu lagi HIP menyuap Bupati," tegasnya.

Mengenai sumbangan Rp3 miliar kepada Amran, Hartati mengaku tidak tahu, karena inisiatif Totok Lestiyo. Dia berterima kasih kepada KPK yang telah membuka kasus itu. "Saya berterima kasih kepada KPK yang telah menangkap oknum karyawan PT HIP," tukasnya.

Baca juga Hartati keukeuh tak tahu soal suap.
(stb)
Berita Terkait
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, JPU Akan Analisis
Bupati Buol Akui Terima...
Bupati Buol Akui Terima Duit Rp160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK dari Terdakwa RPTKA
Mantan Kepala BPN Riau...
Mantan Kepala BPN Riau Jadi Tersangka Suap Pengurusan HGU
Kades Dikeroyok Warga...
Kades Dikeroyok Warga Gara-gara Mengingkatkan Salat Ied di Rumah
Kasus Korupsi Bupati...
Kasus Korupsi Bupati Kuansing, KPK Periksa Kepala Kanwil BPN Riau
Komitmen Berantas Korupsi,...
Komitmen Berantas Korupsi, PTPN Respons Mantan Pejabat Jadi Tersangka KPK
Berita Terkini
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Sebelum Ditangkap KPK,...
Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia 2026
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
3 Mobil Noel Ebenezer...
3 Mobil Noel Ebenezer Dikembalikan KPK, Keluarga: Bukti Dibeli Pakai Uang Sah
Duit Ratusan Juta Disita...
Duit Ratusan Juta Disita KPK dalam OTT Bupati Lombok Barat
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved