KPU diminta lebih awas dari kekuatan politik tertentu

Kamis, 07 November 2013 - 11:54 WIB
KPU diminta lebih awas...
KPU diminta lebih awas dari kekuatan politik tertentu
A A A
Sindonews.com - Penundaan daftar pemilih tetap (DPT) selama satu kali dan protes partai politik terkait pemilih bermasalah sebanyak 10,4 juta menjadi pekerjaan rumah tangga Komisi Pemilihan Umum (KPU) pasca ditetapkannya DPT beberapa waktu lalu.

Namun, KPU diminta tetap bekerja profesional dalam menangani pemilih bermasalah itu. KPU diminta awas dan tetap mandiri serta tak takluk dengan kekuasaan politik tertentu.

"Tidak boleh tersubordinasi oleh kekuasaan politik tertentu," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, kepada Sindonews, Jakarta, Kamis (7/11/2013).

Namun demikian, Viva sangat mengapresiasi kinerja dan peran KPU yang ingin memperbaiki sistem tahapan pemilu. Tetapi, kata dia, KPU tetap harus meningkatkan koordinasi dengan penyelenggara dan pengawas pemilu di tingkat daerah, agar pelaksanaannya lebih transparan. "Karena kualitas pemilu sangat ditentukan oleh penyelenggaranya yang berkualitas dan mandiri," ujarnya.

Sebelumnya, KPU mengklaim telah melakukan perbaikan 10,4 juta pemilih bermasalah berkurang menjadi 7 juta pemilih. KPU mengaku telah berhasil menyisir hingga 3,5 juta pemilih bermasalah, termasuk pemilih tanpa nomor induk kependudukan (NIK).

Berita 10,4 juta DPT bermasalah, BPK diminta turun tangan.
(kur)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved