PDIP akui DPT masih banyak kelemahan

Selasa, 05 November 2013 - 16:02 WIB
PDIP akui DPT masih...
PDIP akui DPT masih banyak kelemahan
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai bahwa Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang pada hari Senin 5 November 2013 malam kemarin telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih memiliki kekurangan.

"Dari hasil pencermatan PDIP terhadap DPT yang akan ditetapkan oleh KPU, masih mengandung data pemilih ganda dan duplikasi NIK (Nomor Induk Kependudukan) di seluruh wilayah Indonesia," kata Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo saat berbincang dengan Sindonews melalui pesan singkat, Jakarta, Selasa (5/11/2013).

Pemilih ganda tersebut, menurut Tjahjo, berpotensi mengancam kelancaran pemilihan umum (pemilu) yang diselenggarakan tahun 2014 mendatang. "Data pemilih ganda tersebut, berpotensi mengancam pelaksanaan Pemilu 2014," tegas Tjahjo.

Untuk itu, PDIP berharap agar KPU dapat segera memperbaiki DPT tersebut dan tidak tergesa-gesa dalam menetapkan DPT.

"Maka sebaiknya, DPT tersebut dapat diperbaiki lagi dan KPU tidak perlu tergesa-gesa untuk menetapkan DPT Pemilu 2014, demi menjaga pelaksanaan pemilu yang berkeadilan bagi semua pihak," pungkas Tjahjo.

Untuk diketahui, setelah melewati rapat pleno selama enam jam, KPU akhirnya resmi menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014 mendatang pada hari Senin 4 November 2013.

KPU pun telah siap menerima konsekuensi termasuk keharusan untuk tetap melakukan perbaikan dan pembersihan sebanyak 10,4 juta pemilih yang menjadi masalah.

Dari total 33 provinsi, 497 kabupaten atau kota 6.980 kecamatan, serta 81.034 Desa dan Kelurahan, KPU menyiapkan sebanyak 545.778 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Berikut rincian DPT yang ditetapkan KPU untuk pemilih dalam negeri antara lain, pemilih laki-laki berjumlah 93.439.610, pemilih perempuan berjumlah 93.172.645, total pemilih berjumlah 186.612.255. Selain itu, jumlah pemilih yang berdomisili di luar negeri berjumlah 2.010.280 orang dari total 873 TPS yang tersebar di beberapa negara.

Baca berita:
Gerindra sebut Bawaslu tak konsisten soal DPT
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved