Bawaslu temukan 1,2 juta daftar pemilih bermasalah

Kamis, 31 Oktober 2013 - 22:31 WIB
Bawaslu temukan 1,2...
Bawaslu temukan 1,2 juta daftar pemilih bermasalah
A A A
Sindonews.com - Dari 20 Kabupaten/Kota di enam Provinsi saja, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) masih menemukan 1,2 juta daftar pemilih bermasalah.

"Terkait dengan data daftar pemilih yang bermasalah berdasarkan nama dan alamat, hasil pengawasan pencermatan perbaikan daftar pemilih di tingkat kabupaten/kota, sampai dengan tangal 30 Oktober, jam 24.00 WIB, data daftar pemilih yang bermasalah dari nama dan alamat per TPS yang masuk ke Bawaslu Pusat baru 20 kabupaten/kota di enam provinsi," ungkap Anggota Bawaslu Daniel Zuchron, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/10/2013).

1,2 juta masalah itu rinciannya adalah, tanpa NKK 569.526 orang, tanpa NIK 531.413 orang, NIK tidak standar 1.953 orang, NIK ganda 29.317 orang, meninggal dunia 17.470, pemilih ganda 23.903, tanpa tanggal lahir 3.224, belum 17 tahun dan belum menikah 11.617, status perkawinan tidak jelas 5.989, anggota TNI/Polri 306, alamat kosong 8.582, memenuhi syarat tapi tidak terdaftar dalam DPT 1.802

Menurut Daniel, data tersebut akan terus bergerak sampai dengan tanggal 2 November 2013 setelah seluruh data kabupaten/kota masuk ke Bawaslu Pusat.

Sebelumnya, sebagai tindak lanjut perbaikan daftar pemilih, Bawaslu telah mengeluarkan SE Nomor 763/Bawaslu/X/2013, tanggal 24 Oktober 2013 perihal instruksi pencermatan ulang DPT. Melalui SE tersebut, seluruh jajaran Pengawas Pemilu melakukan pencermatan ulang daftar pemilih berdasarkan nama dan alamat per TPS melalui identifikasi penambahan atau pengurangan data pemilih dengan alasannya, serta identifikasi permasalahan administrasi kependudukan dalam daftar pemilih.

"Dalam masa pelaksanaan pengawasan pencermatan ulang DPT, Bawaslu Pusat juga sedang menerjunkan tim langsung ke kabupaten/kota terpilih untuk melakukan supervisi terhadap pelaksanaan pengawasan, serta menjemput data daftar pemilih yang bermasalah by name by address, dimana Tim Bawaslu masih berada di lapangan sampai dengan pelaksanaan RDP hari ini," pungkasnya.

KPU akui kesulitan perbaiki data pemilih
(lal)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Harlah ke-28 PKB, Perempuan...
Harlah ke-28 PKB, Perempuan Bangsa Gelar 2 Agenda Akbar Perkuat Mesin Organisasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved