Ini 3 fokus KPU untuk perbaikan DPT
Rabu, 30 Oktober 2013 - 09:34 WIB
Ini 3 fokus KPU untuk perbaikan DPT
A
A
A
Sindonews.com - Petugas Daftar Pemilih (Pantarlih) Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat daerah terus mengejar perbaikan dan pemutakhiran data daftar pemilih tetap (DPT)sebelum dilakukan rekapitulasi secara nasional pada 4 November mendatang.
Menurut Komisioner KPU Hadar Navis Gumay, fokus KPU dalam pembersihan data pemilih terletak pada tiga hal termasuk soal Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tak berstandar.
"Ada tiga area utama, yakni data yang nihil. Kedua data ganda dan ketiga data yang NIK tidak standar," kata Hadar, di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (30/10/2013).
Ketiga persoalan tersebut, kata dia, terus dilakukan pembersihan petugas KPU di lapangan. Termasuk data dari pengawas pemilu daerah. Hadar mengatakan, dalam hal itu pihaknya terus melakukan koordinasi dengan para pengawas pemilu di daerah.
"Karena kan panwas-panwas itu punya masukan tetapi kan masukan itu tidak ada di pusat," ujarnya.
Selain itu, Hadar menjelaskan, data dan masukan dari pengawas daerah tingkat kabupaten/kota digunakan sebagai catatan-catatan bagi KPU melakukan pembersihan.
"Dan yang nihil-nihil ya kita kerjakan," imbuhnya.
Baca berita:
Sampai kapanpun DPT tak akan sempurna
Menurut Komisioner KPU Hadar Navis Gumay, fokus KPU dalam pembersihan data pemilih terletak pada tiga hal termasuk soal Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tak berstandar.
"Ada tiga area utama, yakni data yang nihil. Kedua data ganda dan ketiga data yang NIK tidak standar," kata Hadar, di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (30/10/2013).
Ketiga persoalan tersebut, kata dia, terus dilakukan pembersihan petugas KPU di lapangan. Termasuk data dari pengawas pemilu daerah. Hadar mengatakan, dalam hal itu pihaknya terus melakukan koordinasi dengan para pengawas pemilu di daerah.
"Karena kan panwas-panwas itu punya masukan tetapi kan masukan itu tidak ada di pusat," ujarnya.
Selain itu, Hadar menjelaskan, data dan masukan dari pengawas daerah tingkat kabupaten/kota digunakan sebagai catatan-catatan bagi KPU melakukan pembersihan.
"Dan yang nihil-nihil ya kita kerjakan," imbuhnya.
Baca berita:
Sampai kapanpun DPT tak akan sempurna
(kri)